Pemkot Sawahlunto Temukan Pelajar SMP Terlibat Balap Liar dan Vandalisme, Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

Penulis: Zulkifli Arief  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 15:41:01 WIB
Pemkot Sawahlunto menemukan pelajar SMP terlibat balap liar dan vandalisme di Kecamatan Talawi.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyebut laporan dari Kecamatan Talawi menjadi pemicu kekhawatiran. Beberapa pelajar SMP diketahui berkumpul hingga larut malam, terlibat pergaulan yang berpotensi berdampak buruk, serta merusak fasilitas umum.

"Kondisi ini menjadi perhatian karena sebelumnya persoalan serupa lebih banyak ditemukan pada kelompok usia SMA dan SMK," kata Riyanda di Sawahlunto, Rabu.

Pemkot Minta Dinas Pendidikan Lakukan Kajian Faktor Pemicu

Pemerintah daerah langsung meminta Dinas Pendidikan melakukan kajian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya persoalan tersebut. Kajian ini akan menyasar tiga aspek utama: lingkungan pergaulan, aktivitas di luar jam sekolah, dan pola pengawasan keluarga.

Selain itu, para camat diminta turun langsung ke sekolah-sekolah tingkat SMP. Mereka akan melakukan pemetaan kondisi di lapangan, mengidentifikasi kelompok rentan, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi persoalan sosial yang melibatkan remaja.

"Hasil kajian dan pemetaan itu akan menjadi dasar penyusunan langkah pembinaan dan pencegahan yang lebih tepat sasaran," ujar Riyanda.

Kapolres: Keterlibatan Keluarga Jadi Kunci Pencegahan

Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra mengatakan pihaknya melalui jajaran Bhabinkamtibmas turut meningkatkan koordinasi dengan sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat. Polisi fokus membangun kesadaran orang tua agar lebih peduli dan aktif mengingatkan anak-anak mereka.

"Keterlibatan keluarga dan lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam mencegah remaja terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan," kata Simon.

Pemerintah daerah juga akan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta keluarga dalam memperkuat pengawasan sosial dan pembinaan karakter remaja di lingkungan masing-masing.

Sinergi Lintas Sektor Dinilai Krusial untuk Lindungi Remaja

Pemkot Sawahlunto menilai persoalan remaja tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat menjadi faktor penting untuk memperkuat perlindungan generasi muda sekaligus mencegah persoalan sosial berkembang menjadi gangguan yang lebih luas di tengah masyarakat.

Langkah deteksi dini dan pembinaan karakter di tingkat keluarga dan lingkungan sekitar diharapkan bisa menekan potensi kenakalan remaja di Kota Sawahlunto ke depannya.

Reporter: Zulkifli Arief
Back to top