Cuaca Ekstrem Ancam 7 Wilayah di Sumatera Barat Hari Ini, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Penulis: Faisal Hasbi  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 11:58:31 WIB
Kabut pagi menyelimuti sebagian besar wilayah Sumatera Barat sebelum potensi cuaca ekstrem meningkat siang ini.

PADANG — Sejak pagi, sebagian besar wilayah Sumatera Barat masih diselimuti kabut. Namun, BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak lengah karena cuaca diprakirakan berubah drastis memasuki siang hari.

Tutupan awan tebal yang sudah terpantau sejak pagi menandakan potensi hujan meningkat signifikan menjelang sore. Tujuh wilayah disebutkan bakal menjadi episentrum cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi.

Tujuh Wilayah Ini Berpotensi Alami Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG menyebutkan, daerah yang perlu waspada meliputi Kabupaten Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai. Di wilayah-wilayah tersebut, hujan lebat berpotensi disertai kilat/petir serta angin kencang.

Pada sore hari, hujan diprakirakan mulai merata di hampir seluruh provinsi. Intensitasnya bervariasi dari ringan hingga lebat, dengan puncak cuaca ekstrem terjadi di tujuh daerah yang telah disebutkan sebelumnya.

Kondisi Malam Hari dan Imbauan untuk Warga

Memasuki malam hari, cuaca masih berpotensi hujan di sejumlah daerah. Meskipun begitu, sebagian wilayah mulai menunjukkan penurunan intensitas menjadi hujan ringan. Kondisi berkabut diperkirakan kembali muncul menjelang dini hari.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan serta mereka yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Potensi genangan air dan tanah bergerak perlu diantisipasi sejak dini.

Suhu Terendah di Bukittinggi, Angin Kencang di Mentawai

Dari sisi suhu udara, wilayah Bukittinggi tercatat sebagai daerah dengan suhu terendah, berkisar 17–23 derajat Celsius. Sebaliknya, suhu tertinggi mencapai 24–29 derajat Celsius terpantau di Kepulauan Mentawai.

Kelembapan udara di Sumatera Barat diperkirakan cukup tinggi, berada pada kisaran 68 hingga 99 persen. Sementara itu, kecepatan angin tertinggi dilaporkan terjadi di Kepulauan Mentawai dengan kecepatan mencapai 17 km/jam, sedangkan yang terendah tercatat di Payakumbuh sekitar 4 km/jam.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kabasurau.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top