Kebakaran di Batu Taba Agam Hanguskan 4 Rumah Gadang, 12 Warga Mengungsi dan Satu Lansia Lumpuh Berhasil Dievakuasi

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:10:31 WIB
Empat unit rumah gadang nonpermanen hangus terbakar di Jorong Sungai Rotan, Nagari Batu Taba, Agam, Jumat (21/8) malam.

AGAM — Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan padat permukiman Jorong Sungai Rotan, Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan empat unit rumah gadang nonpermanen serta satu dapur yang terhubung dengan rumah gadang permanen milik warga.

Berdasarkan laporan Pemerintah Kecamatan Ampek Angkek Nomor 300.2.3/262/AA-2026, api pertama kali diketahui muncul disertai kepulan asap tebal. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan nonpermanen, membuat proses evakuasi dan pemadaman berlangsung dramatis.

Lansia Lumpuh Dievakuasi Saat Api Membesar

Situasi mencekam sempat terjadi di lokasi kejadian. Salah seorang korban merupakan warga lanjut usia dalam kondisi lumpuh yang tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Beruntung, warga dan petugas berhasil mengevakuasi lansia tersebut sebelum api semakin membesar. Kini korban tinggal sementara di rumah anaknya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Empat kepala keluarga yang terdampak masing-masing berasal dari keluarga Yuerli, Hendro, Enizar, dan Desi Susanti. Total 12 warga kini mengungsi ke rumah keluarga terdekat mereka.

Kerugian Capai Rp320 Juta, Empat Damkar Dikerahkan

Api baru berhasil dijinakkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut terdiri dari dua unit Damkar Kabupaten Agam, satu unit Damkar Kota Bukittinggi, dan satu unit Damkar Kota Padang Panjang. Petugas berjibaku selama beberapa jam untuk mengendalikan kobaran api.

Peristiwa ini diperkirakan menimbulkan kerugian material mencapai Rp320 juta. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Seluruh bangunan yang terbakar merupakan rumah gadang nonpermanen yang mudah dilalap api.

Bantuan Awal Disalurkan ke Lokasi Pengungsian

Pemerintah Kecamatan Ampek Angkek bersama Pemerintah Nagari Batu Taba langsung berkoordinasi untuk mendata para korban dan kebutuhan mendesak mereka. Bantuan awal berupa kasur, selimut, tikar, dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya telah disalurkan kepada warga terdampak.

Dinas Sosial Kabupaten Agam juga turun ke lokasi bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta tokoh masyarakat. Wali Nagari Batu Taba Rahmat Hidayat, SH, dan Jorong Sungai Rotan Rahma Doni hadir langsung memastikan penanganan berjalan baik. Tim Dinsos yang dipimpin jajaran Feri Dunda, S.IP. dan Endri Fiondra, SH, memastikan kebutuhan para korban terpenuhi.

Pemkab Agam Pastikan Pemulihan Warga Terdampak

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi menegaskan bahwa penanganan korban kebakaran menjadi prioritas pemerintah. Bantuan yang diberikan tidak hanya menyangkut kebutuhan pangan, tetapi juga kebutuhan dasar lainnya agar warga terdampak dapat menjalani masa pengungsian dengan lebih layak.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial akan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana dapat ditangani. Koordinasi dengan pemerintah nagari, kecamatan dan unsur terkait terus dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan korban,” demikian pesan penanganan yang disampaikan Dinsos Agam.

Di tengah puing-puing bangunan yang tersisa, para korban kini mulai menerima bantuan yang berdatangan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bergandengan tangan membantu proses pemulihan hingga para korban mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: investigasi.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top