Kapolres Pariaman Panen 500 Kg Uwi Ungu di Lahan Produktif Aur Malintang Utara

Penulis: Zulkifli Arief  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:02:01 WIB
Kapolres Pariaman memanen sekitar 500 kilogram uwi ungu di lahan produktif Aur Malintang Utara, Rabu (28/10/2026).

PADANG PARIAMAN — Panen raya berlangsung pada Rabu (28/10/2026) dan dihadiri pejabat utama Polres Pariaman. Kedatangan Kapolres disambut Kapolsek IV Koto Aur Malintang IPDA Optah Jhonedi bersama unsur muspika, tokoh adat, tokoh agama, dan warga setempat.

Lahan yang dipanen merupakan lahan produktif milik Jon Hendri, Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sumatera Barat. Dari hamparan itu, produksi uwi ungu diperkirakan mencapai sekitar 500 kilogram.

Bibit Uwi Ungu Berasal dari Program Mabes Polri

Tanaman uwi ungu yang dikembangkan di lokasi tersebut berasal dari bibit program Mabes Polri. Bibit itu didistribusikan ke jajaran polda di seluruh Indonesia untuk memperkuat sektor pertanian.

Polres Pariaman menilai pemanfaatan lahan produktif sebagai langkah strategis mendorong kemandirian pangan di tengah masyarakat. Uwi ungu dipilih karena sesuai dengan potensi pertanian lokal di kawasan IV Koto Aur Malintang.

Panen Raya Jadi Ajang Sinergi Polisi, TNI, dan Warga

Kegiatan panen juga menjadi ajang mempererat sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta masyarakat. Sinergi itu diarahkan untuk mengoptimalkan potensi pertanian lokal demi meningkatkan kesejahteraan bersama.

Unsur muspika dan tokoh masyarakat terlibat langsung dalam proses panen. Kehadiran mereka menandai dukungan warga terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan jajaran Polres Pariaman.

Setengah Ton Uwi Ungu dari Satu Lahan Produktif

Angka 500 kilogram menjadi capaian pertama dari lahan yang dikelola dengan bibit bantuan Mabes Polri. Jumlah itu setara setengah ton dan seluruhnya dipanen dalam satu kegiatan panen raya.

Polres Pariaman menyebut pemanfaatan lahan produktif akan terus didorong di wilayah hukumnya. Pendekatan itu dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketersediaan pangan di tingkat nagari.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: ayosumbar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top