Pencarian

IJTI Sumatera Barat Beri Penghargaan ke Pemko Pariaman, Yota Balad Beberkan Blueprint Kebencanaan 2026-2030

Senin, 26 Oktober 2026 • 07:31:30 WIB
IJTI Sumatera Barat Beri Penghargaan ke Pemko Pariaman, Yota Balad Beberkan Blueprint Kebencanaan 2026-2030
Penghargaan IJTI Sumatera Barat diberikan kepada sejumlah lembaga, termasuk Pemko Pariaman sebagai pemerintah daerah inspiratif dalam penanganan bencana hidrometeorologi.

PADANG — Penghargaan IJTI Sumatera Barat terbagi dalam tiga kategori. Kategori pertama Lembaga Inspiratif dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, kategori kedua Lembaga Inspiratif di dunia kedokteran, dan puncaknya kategori Pemerintah Daerah Inspiratif dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang diterima Yota Balad.

Penyerahan dilakukan seusai IJTI Talkshow yang mengangkat tema "Peran CSR Instansi/Lembaga/Perusahaan Swasta Dalam Penanggulangan Bencana Hidrometeologi di Sumbar". Sejumlah narasumber dihadirkan dalam forum tersebut.

RPB 2026-2030 Jadi Dasar Tata Kelola Kebencanaan

Di hadapan forum, Yota Balad memaparkan bahwa Pemko Pariaman telah memiliki cetak biru tata kelola kebencanaan. Dokumen itu berbentuk Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Tahun 2026-2030 dan Kajian Risiko Bencana (KRB) yang ditetapkan lewat Keputusan Wali Kota Pariaman.

"Alhamdulillah, Kami di Pemerintah Kota Pariaman telah mempunyai blueprint tata Kelola kebencanaan dengan membuat Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Tahun 2026 – 2030 dan Kajian Risiko Bencana (KRB) yang ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Pariaman," ujar Yota Balad.

Dari dokumen itu, Pemko Pariaman menyusun jalur mitigasi dan evakuasi. Rambu-rambu dipasang di setiap kecamatan yang berada di pinggir pantai agar warga paham langkah yang harus diambil saat bencana datang.

Gladi Tsunami hingga Radar HF Jangkau 150 Kilometer

Pada September lalu, Pemko Pariaman difasilitasi Provinsi Sumatera Barat menggelar Gladi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Pesertanya berasal dari ASN, masyarakat, dan pelajar.

"Apalagi, pada September kemaren, kita juga telah difasilitasi oleh Provinsi Sumatera Barat menggelar Gladi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Provinsi Sumatera Barat yang pesertanya berasal dari ASN, Masyarakat dan Pelajar, yang harapanya gladi ini menjadi edukasi langsung kepada masyarakat," ucap Yota Balad.

Perangkat peringatan dini yang dimiliki Pemko Pariaman mencakup Sirene Early Warning System (EWS) Tsunami dan EWS pemantau debit air sungai. Kota itu juga menerima bantuan Earthquake Early Warning System (EEWS) dari BMKG.

Yota Balad menambahkan, Pemko Pariaman sudah mengoperasikan High-Frequency (HF) Radar Array Tsunami. Alat itu memancarkan gelombang elektromagnetik dan memantau kondisi laut serta aktivitas gelombang hingga 150 kilometer ke tengah laut.

Program Satu Keluarga Satu Hafidz Dinilai Jarang Ditemui

Dalam visi dan program unggulannya, Yota Balad menyertakan Satu Keluarga Satu Hafidz. Menurut dia, program itu sejalan dengan syariat Islam untuk menyerahkan diri kepada Tuhan.

"Selain itu, Yota Balad juga menyampaikan bahwa didalam visi dan program unggulanya ada Satu Keluarga Satu Hafidz," demikian disampaikan dalam pemaparan yang dikutip dari keterangan kegiatan.

Herik Kurniawan merespons langsung program tersebut. Menurut Ketua Umum IJTI Pusat itu, visi Satu Keluarga Satu Hafidz sangat inspiratif dan jarang dibuat kepala daerah lain.

"Yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Pariaman bukan hanya mitigasi duniawi saja, tetapi juga mitigasi dunia akherat, dengan adanya program Satu keluarga Satu Hafidz ini, jadi seandainya terjadi bencana, yang kita tidak mendoakan untuk itu, seandainya tidak selamat di dunia, tetapi insya allah akan selamat di akherat, dan ini baru saya dengar, ditempat lain tidak ada mitigasi dunia akherat, teput tangan untuk Pak Wali Kota Pariaman," tutup Herik Kurniawan.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suhanews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks