SUMATERA BARAT — Microsoft memutuskan menghentikan dukungan Copilot di seluruh smart TV pada 2026, belum genap dua tahun setelah fitur asisten AI itu diperkenalkan di ajang CES 2025. Notifikasi penghentian sudah muncul di smart TV LG berbasis webOS, dengan LG menyebut keputusan berasal dari pihak Microsoft. Langkah ini menandai pergeseran strategi Microsoft yang kini memfokuskan Copilot untuk kebutuhan kerja dan produktivitas.
Pemberitahuan resmi mulai muncul di layar smart TV LG yang berjalan di sistem operasi webOS. Isinya mengabarkan bahwa layanan Copilot akan segera berakhir, dan LG menegaskan keputusan penghentian datang langsung dari Microsoft, bukan inisiatif produsen televisi asal Korea Selatan itu.
Tanggal pasti penonaktifan belum diumumkan. Yang jelas, proses penghentian akan rampung sebelum akhir 2026. Pengguna smart TV yang masih mengandalkan Copilot hanya bisa menunggu sampai layanan benar-benar dimatikan.
Sejak diperkenalkan di CES 2025, Copilot di smart TV diposisikan sebagai asisten AI yang bisa diajak bicara. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan soal konten yang sedang ditonton, atau meminta rekomendasi film dan serial tanpa harus menelusuri menu pencarian secara manual.
Integrasi ini sempat menjadi salah satu andalan Microsoft dalam memperluas jangkauan Copilot ke perangkat rumah tangga. LG dan Samsung menjadi dua merek pertama yang mengadopsinya.
Penerimaan pengguna ternyata tidak sehangat rencana awal. Pada Desember tahun lalu, LG diterpa protes setelah pembaruan webOS menyematkan shortcut Copilot yang tidak bisa dihapus dari layar utama. Shortcut itu membuka versi web Copilot lewat browser bawaan televisi.
Banyak pengguna menilai fitur tersebut dipaksakan dan mengganggu antarmuka. LG akhirnya melunak dan mengizinkan penghapusan shortcut tersebut, meski kritik soal bloatware sudah telanjur ramai.
Penghentian layanan di smart TV sejalan dengan arah baru Microsoft yang lebih menitikberatkan Copilot untuk kebutuhan kerja dan produktivitas. Raksasa software asal Redmond itu juga mulai menyatukan berbagai kemampuan AI ke dalam satu aplikasi Copilot.
Dengan strategi tersebut, posisi asisten AI sebagai teman mengobrol di televisi tidak lagi masuk prioritas. Microsoft tampaknya memilih memusatkan sumber daya pada segmen yang memberi nilai bisnis lebih jelas.
Hingga kini Microsoft belum mengonfirmasi apakah penghentian juga berdampak pada smart TV Samsung. Kedua merek sama-sama mengumumkan integrasi Copilot di CES 2025, tetapi hanya LG yang sejauh ini menampilkan notifikasi penghentian ke penggunanya.
Bagi pengguna Indonesia yang memiliki smart TV LG atau Samsung dengan fitur ini, belum ada informasi resmi soal jadwal rollout penghentian di pasar lokal. Pantau terus pembaruan webOS atau notifikasi dari aplikasi Copilot di televisi masing-masing.