SUMATERA BARAT — Marc Marquez menutup hari pertama MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang sebagai pembalap tercepat pada sesi FP1 dan practice, Jumat (30/10). Pembalap Spanyol itu mencatat 01:58,912 detik di pagi hari dan menajamkan waktu jadi 01:57,000 detik di sesi siang, meski sempat terjatuh di tikungan ke-15.
Dominasi Marquez di Sepang berlangsung nyaris tanpa cela. Pada sesi latihan pagi, ia unggul 0,474 detik atas Marco Bezzecchi yang menempati urutan kedua. Sesi siang, catatan waktunya membaik dan menjadi yang tercepat, dengan selisih 0,109 detik atas adiknya, Alex Marquez.
Insiden di tikungan ke-15 sempat menghentikan lajunya. Setelah timnya menyiapkan motor pengganti, Marquez kembali ke lintasan dan langsung membukukan waktu tertajam hari itu.
Catatan 01:57,000 detik yang ditorehkan Marquez mendekati rekor lap tercepat Sepang milik Francesco Bagnaia. Pembalap Italia berjuluk Pecco itu tercatat memegang waktu 01:56,337 detik.
Selisihnya hanya sekitar 0,663 detik dari rekor tersebut, sinyal bahwa pace Marquez di atas motor tim pabrikan sudah mendekati batas terbaik sirkuit.
Di sisi lain garasi, Jorge Martin tidak menemukan ritme yang dibutuhkan. Pada FP1, pembalap Spanyol itu hanya berada di urutan ke-20.
Sesi practice berjalan lebih buruk. Martin hanya bertahan sekitar tujuh menit sebelum memutuskan menarik diri dari latihan, indikasi kondisi fisiknya belum cukup prima.
Kondisi itu memunculkan keraguan soal kesiapannya untuk sprint race pada Sabtu (31/10) dan balapan utama pada Minggu (1/11). Jika Martin absen atau tampil di bawah performa, kans Marquez melebarkan jarak di puncak klasemen terbuka lebar.
Marquez saat ini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 365 poin. Martin menguntit di peringkat kedua dengan 355 poin, terpaut 10 angka dari sang juara bertahan.
Dengan empat seri tersisa, termasuk Malaysia, setiap poin di Sepang punya bobot besar bagi kedua pembalap dalam perburuan gelar.
Sepang bukan sirkuit asing bagi Marquez. Ia tercatat sebagai pembalap ketiga setelah Valentino Rossi dan Dani Pedrosa yang paling sering menang di Sepang pada era MotoGP.
Sepanjang kariernya, Marquez dua kali menjuarai MotoGP Malaysia. Ia juga menempati urutan ketiga dalam daftar pembalap dengan pole terbanyak di Sepang, yakni tiga kali.
Rekam jejak itu membuat prediksi Marquez bakal tampil agresif di Malaysia bukan sekadar spekulasi. Sepang secara historis cocok dengan gaya balapnya yang menekan sejak lap pertama.
Jika tren hari pertama berlanjut, Marquez berpeluang besar memperlebar jarak dari Martin di klasemen. Sprint race Sabtu menjadi ujian pertama: Martin harus membuktikan kebugarannya, sementara Marquez tinggal menjaga konsistensi pace yang sudah ia tunjukkan sejak FP1.