Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga, subholding downstream Pertamina, mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya pengurangan jejak karbon melalui program green shipping. Penurunan emisi sebesar lebih dari 13 ribu ton CO2e ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional yang lebih berkelanjutan.
Dua Pilar Utama Pengurangan Emisi
Capaian penurunan emisi tersebut diperoleh dari dua inisiatif utama efisiensi operasional armada. Pertama, penerapan speed optimization atau optimalisasi kecepatan pelayaran yang berkontribusi menurunkan emisi sebesar 8.161 ton CO2e. Kedua, implementasi desain kapal ramah lingkungan atau eco ship design yang memberikan penurunan emisi tambahan sebesar 4.862 ton CO2e.
Menurut Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto, pendekatan holistik ini memungkinkan pengurangan konsumsi bahan bakar sekaligus menekan emisi secara signifikan. "Melalui optimalisasi operasional dan pemanfaatan teknologi yang lebih efisien, kami tidak hanya menekan emisi, tetapi juga memastikan keandalan distribusi energi nasional tetap terjaga," ujarnya.
Strategi Operasional Terintegrasi
Implementasi green shipping dilakukan secara menyeluruh mencakup beberapa aspek strategis. PT Pertamina Patra Niaga melakukan optimalisasi kecepatan pelayaran, pemilihan rute yang lebih efisien, serta pemanfaatan teknologi dan desain kapal yang mendukung efisiensi energi. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara pengurangan emisi dan keandalan distribusi.
Pengelolaan energi dilakukan melalui sistem pemantauan terintegrasi yang memungkinkan evaluasi berkelanjutan terhadap performa operasional kapal. Sistem ini memastikan efisiensi energi dapat terus ditingkatkan secara konsisten seiring waktu berjalan. Upaya tersebut juga mencakup pemeliharaan badan kapal untuk mengurangi hambatan saat berlayar, yang dikenal sebagai hull performance maintenance.
Komitmen Terhadap Kelestarian Laut
Selain fokus pada pengurangan emisi, PT Pertamina Patra Niaga juga memperkuat praktik operasional berkelanjutan lainnya. Perusahaan menerapkan pengelolaan limbah dan air kapal secara bertanggung jawab guna menjaga kelestarian ekosistem laut. Inisiatif ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan tidak hanya tertuju pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga pengelolaan dampak lingkungan secara komprehensif.
Dengan implementasi green shipping yang terintegrasi, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi yang responsif terhadap tantangan iklim global. Langkah strategis ini diharapkan mendorong terciptanya sektor maritim yang lebih ramah lingkungan dan mendukung target transisi energi nasional jangka panjang.