Padang — Sumatera Barat kini diposisikan sebagai destinasi wisata ramah Muslim prioritas nasional seiring pengakuannya dalam lima besar Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025. Pencapaian ini menjadi momentum bagi Pemerintah Indonesia untuk memperkuat daya tarik daerah melalui perpaduan unik antara warisan budaya, arsitektur religius, dan kekayaan kuliner Minangkabau.
Pengakuan tersebut datang menyusul kunjungan kerja Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana ke Sumatera Barat pada Rabu (29/4). Dalam lawatan itu, menteri mengunjungi pusat-pusat wisata belanja, kawasan kuliner, serta Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, yang menjadi simbol ikonik kekayaan budaya Minang.
Arsitektur Masjid Minang Tarik Perhatian Global
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi menarik perhatian khusus karena desainnya yang unik. Struktur bangunan tanpa kubah dan mengadopsi bentuk rumah adat Minangkabau mencerminkan harmoni sempurna antara identitas lokal dan spiritualitas Islam. Keunikan ini terbukti menarik pengunjung ketika dipamerkan pada ajang internasional ITB Berlin.
"Foto masjid ini menarik perhatian banyak pengunjung. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi," ungkap Menteri Pariwisata dalam keterangan pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (30/4).
Kemenparekraf Siap Perkuat Ekosistem Wisata Halal
Kementerian Pariwisata menegaskan komitmen penuh untuk mendukung Sumatera Barat sebagai destinasi wisata gastronomi sekaligus tujuan wisata ramah Muslim. Upaya ini merupakan bagian dari strategi nasional mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis budaya, kuliner, dan religius yang berkelanjutan.
Menteri Pariwisata menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan infrastruktur, investasi, dan penguatan promosi di destinasi wisata. Kemenparekraf siap berkolaborasi dengan dinas pariwisata setempat dan pelaku industri untuk mengembangkan paket perjalanan yang menonjolkan kekuatan gastronomi Padang dan Sumatera Barat secara komprehensif.
Wonderful Indonesia Gastronomi 2027 Momentum Promosi Kuliner Minang
Untuk semakin memperkenalkan kekayaan kuliner Minang ke panggung global, Kementerian Pariwisata menjadwalkan penyelenggaraan ajang Wonderful Indonesia Gastronomi di Sumatera Barat pada tahun 2027. Acara berskala nasional ini diharapkan memperkuat posisi daerah sebagai destinasi kuliner kelas internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Pengakuan IMTI 2025 Perkuat Posisi Wisata Ramah Muslim
Kemasukan Sumatera Barat dalam lima besar Indonesia Muslim Travel Index 2025 membuktikan komitmen daerah dalam menghadirkan fasilitas dan layanan ramah Muslim. Pengakuan ini memperkuat posisi Sumbar sebagai tujuan favorit wisatawan Muslim domestik maupun mancanegara yang mencari pengalaman spiritual, budaya, dan kuliner dalam satu destinasi.
Perkembangan ini menandakan bahwa Sumatera Barat siap menjadi pemain utama dalam segmen wisata halal nasional, dengan strategi terintegrasi antara pengembangan infrastruktur, promosi internasional, dan pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan.