Pencarian

Longsor Sungai Landia Agam: Satu Warga Tewas dan Jalan Matur-Bukittinggi Putus

Rabu, 06 Mei 2026 • 12:51:01 WIB
Longsor Sungai Landia Agam: Satu Warga Tewas dan Jalan Matur-Bukittinggi Putus
Material longsor menimbun tiga rumah di Nagari Sungai Landia, Kabupaten Agam.

Bencana tanah longsor di Nagari Sungai Landia, Kabupaten Agam, mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka setelah material tanah menimbun tiga rumah. Peristiwa pada Selasa (5/5) malam ini juga memutus total akses jalan penghubung Matur-Bukittinggi akibat tertimbun bebatuan.

AGAM — Musibah tanah longsor melanda Jorong Gantiang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam pada Selasa (5/5) sekitar pukul 22.30 WIB. Material tanah dan bebatuan yang turun secara tiba-tiba menghantam permukiman warga hingga memicu kepanikan luar biasa di tengah malam.

Arnel, salah seorang warga di lokasi kejadian, melaporkan bahwa longsor tersebut menimbun sedikitnya tiga unit rumah. Data sementara mencatat tujuh orang menjadi korban dalam peristiwa mematikan ini.

“Satu orang meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka dan saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar,” ujar Arnel.

Jalur Matur-Bukittinggi via Sungai Landia Lumpuh Total

Dampak bencana tidak hanya menyasar area permukiman, tetapi juga melumpuhkan urat nadi transportasi di wilayah tersebut. Ruas jalan penghubung Matur-Bukittinggi via Sungai Landia kini tertutup total oleh material longsor sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Tumpukan tanah dan batu besar menutup badan jalan dalam volume yang signifikan. Kondisi ini memaksa pengguna jalan mencari rute alternatif karena pembersihan material memerlukan penanganan khusus menggunakan alat berat.

Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung titik bencana pada Rabu (6/5) pagi. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan proses evakuasi korban dan pembersihan akses jalan berjalan optimal. Benni menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang terdampak musibah ini.

Dua Unit Alat Berat Provinsi Dikerahkan ke Lokasi

Mengingat status jalan yang tertutup merupakan wewenang pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Agam segera melakukan koordinasi lintas instansi. Saat ini, dua unit alat berat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah tiba di lokasi untuk memulai pembersihan material.

Benni Warlis menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius karena bencana ini telah merenggut nyawa warga. Penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu antara personel BPBD, pemerintah kecamatan, dan instansi terkait dari provinsi.

“Penanganan dilakukan secara terpadu guna mempercepat proses evakuasi dan pembersihan material,” tegas Benni Warlis saat memantau kondisi di lapangan.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, sembari memprioritaskan pembukaan kembali akses jalan yang menjadi jalur vital masyarakat di Kabupaten Agam.

Bagikan
Sumber: kabarsumbar.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks