Pencarian

Pemkot Bukittinggi Latih 31 Anggota RAPI untuk Komunikasi Bencana, Siap Dukung Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

Senin, 25 Mei 2026 • 13:57:51 WIB
Pemkot Bukittinggi Latih 31 Anggota RAPI untuk Komunikasi Bencana, Siap Dukung Peringatan 100 Tahun Jam Gadang
anggota RAPI Bukittinggi mengikuti pelatihan komunikasi darurat bencana di aula Diskominfo.

BUKITTINGGI — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama DPRD setempat menggelar bimbingan teknis bagi 31 anggota RAPI. Kegiatan ini fokus pada penguatan kemampuan komunikasi saat darurat bencana, terutama ketika infrastruktur telekomunikasi konvensional tak berfungsi.

Mengapa radio jadi tulang punggung saat bencana?

Kepala Diskominfo Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, menyebut radio komunikasi kerap menjadi harapan pertama saat sinyal seluler terganggu, terjadi kemacetan total, atau bencana datang tiba-tiba. Frekuensi 142 MHz yang digunakan RAPI dinilai lebih tangguh dalam kondisi darurat dibanding jaringan data.

"Ketika sinyal seluler terganggu, kemacetan terjadi atau bencana datang, komunikasi radio melalui frekuensi 142 MHz sering menjadi harapan pertama dalam penyampaian informasi yang cepat dan akurat," kata Asrar, Senin (25/5).

Apa saja yang dilatih?

Bimtek yang digelar di aula Diskominfo ini menghadirkan narasumber dari Balmon Kelas II A Padang, BPBD, Dinas Kesehatan, dan pengurus RAPI Sumatera Barat. Materi yang diberikan meliputi peningkatan kemampuan teknis pengoperasian radio, pemahaman regulasi frekuensi, hingga etika komunikasi di tengah masyarakat.

Peserta juga dibekali skenario simulasi koordinasi dengan BPBD, Polres, Dinas Perhubungan, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) saat kondisi tanggap darurat.

Dukung momen besar: 100 Tahun Jam Gadang

Peningkatan kapasitas ini bukan sekadar rutinitas. Pemkot menargetkan anggota RAPI yang solid dan profesional siap bersiaga pada momentum peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026. Dua agenda besar itu diprediksi menarik ribuan pengunjung dan membutuhkan sistem komunikasi darurat yang andal.

"Diharapkan, melalui bimtek ini anggota RAPI Bukittinggi semakin profesional, solid dan siap bersinergi dengan BPBD, Polres, Dishub serta seluruh OPD, terlebih di momentum peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026," tambah Asrar.

Anggota DPRD dorong penguatan organisasi

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggraini. Ia menilai RAPI adalah mitra strategis pemerintah yang perannya kerap tak tergantikan saat situasi krisis.

"Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memperdalam ilmu, berdiskusi dengan narasumber serta memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kominfo," kata Dewi.

Bagaimana warga bisa terbantu?

Dengan kapasitas yang meningkat, warga Bukittinggi bisa lebih tenang saat bencana melanda. RAPI akan menjadi jembatan informasi antara BPBD, aparat keamanan, dan masyarakat di lapangan — terutama di titik-titik yang tak terjangkau sinyal seluler. Pelatihan ini memastikan informasi evakuasi, lokasi pengungsian, dan bantuan logistik tetap tersampaikan meski jaringan internet mati total.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks