BUKITTINGGI — Peristiwa kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Parak Kopi, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Wali Kota Bukittinggi langsung turun ke lokasi untuk memantau proses pemadaman dan meninjau kondisi terkini para korban yang rumahnya ludes dilalap api.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Jam Gadang itu disambut oleh warga yang masih berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari sisa reruntuhan. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti rumah yang terbakar maupun penyebab awal api, namun kobaran api dilaporkan cepat membesar karena material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Apa Langkah Darurat yang Diambil Pemkot?
Wali Kota Bukittinggi memastikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi akan bergerak cepat untuk menangani dampak kebakaran ini. Langkah pertama yang diinstruksikan adalah pendataan menyeluruh terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Pemkot juga mengerahkan dinas terkait, termasuk Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk mendirikan posko pengungsian dan dapur umum. Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan selimut mulai didistribusikan kepada para pengungsi yang kini mengungsi di rumah kerabat atau tempat penampungan sementara.
Bagaimana Kondisi Terkini di Lokasi Kejadian?
Suasana di lokasi kebakaran masih mencekam. Petugas pemadam kebakaran dari Pemkot Bukittinggi dibantu warga setempat masih melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Sebagian besar bangunan di kawasan tersebut telah rata dengan tanah, menyisakan puing-puing dan material bangunan yang hangus.
Warga yang rumahnya terbakar tampak berusaha tegar, namun tak sedikit yang menangis histeris mengenang barang-barang berharga yang tak sempat diselamatkan. Sejumlah tetangga dan relawan bahu-membahu membantu membersihkan puing-puing dan mencari dokumen penting yang mungkin masih tersisa.
Berapa Jumlah Warga yang Terdampak?
Hingga berita ini diturunkan, data pasti jumlah warga yang terdampak dan kerugian materiel masih dalam proses pendataan oleh tim gabungan. Namun, dari pantauan di lapangan, diperkirakan puluhan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.
Pemerintah Kota Bukittinggi mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja. Wali Kota juga meminta warga untuk bersabar dan berjanji akan mengupayakan bantuan pemulihan pascabencana secepat mungkin.