SUMATERA BARAT — Klub raksasa Liga Inggris itu kini memiliki kaveling tanah berbentuk segitiga yang diapit Wharfside Way, Europa Way, dan John Gilbert Way. Lokasinya berdekatan langsung dengan area parkir di belakang Stretford End, markas setia pendukung Setan Merah selama ini.
Progres di Balik Layar yang Tak Terlihat Publik
Setelah pengumuman visioner Sir Jim Ratcliffe di London pada Maret lalu, tak banyak pergerakan yang terlihat di permukaan. Namun, negosiasi pengadaan lahan ternyata terus bergulir di belakang layar.
"Hari ini menunjukkan progres yang kami capai menuju rumah baru kelas dunia untuk Manchester United," ujar Collette Roche, kepala eksekutif pengembangan stadion baru MU. Ia menyebut akuisisi ini sebagai tonggak penting menuju fase pengembangan berikutnya.
Warisan Old Trafford Tetap Dipertahankan
Roche menegaskan bahwa membangun stadion baru di lokasi yang begitu dekat dengan Old Trafford bukan tanpa alasan. "Kami bisa mempertahankan warisan, tradisi, dan ritual yang sangat penting bagi para penggemar," katanya.
Klub berkomitmen membangun stadion dengan atmosfer, keterjangkauan, dan aksesibilitas sebagai prioritas utama. Roche menyebut proyek ini sebagai "peluang generasi" yang selaras dengan ambisi pertumbuhan lokal dan nasional.
Biaya Lahan Masih Misteri, Dana Segar Rp 8,3 Triliun Mengalir
Manchester United enggan mengungkapkan berapa biaya yang dikeluarkan untuk membeli tanah tersebut. Mereka juga bungkam soal sumber dana yang digunakan dalam transaksi ini.
Yang terkonfirmasi, pada 12 Juni lalu klub mengamankan pendanaan sebesar 550 juta dolar AS (sekitar Rp 8,3 triliun) untuk melunasi obligasi senilai 425 juta dolar AS yang jatuh tempo Juni 2027. Belum diketahui apakah sebagian dari dana segar itu digunakan untuk membeli lahan.
Lahan Dibeli dari Indurent, Perusahaan Milik Blackstone
United mengonfirmasi lahan tersebut dibeli dari Indurent, penyedia ruang industri yang merupakan bagian dari portofolio perusahaan raksasa Blackstone. Namun, klub tidak menyebut apakah ini lahan yang sama di kawasan Trafford Park yang dilaporkan dibeli Blackstone seharga 275-280 juta poundsterling pada 2023.
Rencana Transportasi dan Pengumuman Besar 9 Juli
Klub meyakini lokasi yang dipilih akan memberikan peluang lebih besar untuk pengembangan halte Metrolink dan koneksi kereta yang lebih luas. Ini menjadi kunci untuk mengangkut suporter menuju stadion yang akan menjadi yang terbesar di Inggris.
Publik bisa mengetahui lebih detail bagaimana rencana ini masuk dalam kerangka Old Trafford Regeneration Mayoral Development Corporation (MDC) pada 9 Juli mendatang. Saat itu, draf masterplan kawasan tersebut akan diungkap di Old Trafford.
Nasib Rencana di Tangan Pemerintah Pusat
Beberapa sumber meyakini hanya pemerintah pusat yang bisa mengubah masterplan bernilai miliaran poundsterling ini, terlepas dari siapa pun pengganti Andy Burnham sebagai Wali Kota Manchester Raya. Burnham, salah satu arsitek utama MDC, baru saja dilantik sebagai anggota parlemen dan mundur dari jabatan wali kota.