PADANG — DPP PKB resmi menetapkan susunan calon pimpinan Dewan Tanfidz definitif DPC PKB di 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat untuk masa bakti 2026–2031. Pengumuman ini disampaikan secara daring oleh Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif DPP PKB, A. Halim Iskandar, didampingi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, Donizar, dan Sultan Alif Baloen.
Penetapan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB menjelang periode kepengurusan baru. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya proses penguatan struktur partai hingga tingkat ranting di seluruh Sumatera Barat.
Figur Baru dan Lama di Sejumlah Daerah
Di Kabupaten Pasaman, DPP PKB menetapkan Jusran sebagai calon ketua, didampingi Parlaungan sebagai sekretaris dan Muhammad Ansyari Lubis sebagai bendahara. Sementara di Pasaman Barat, posisi ketua dipercayakan kepada Yulhendri Dt Putiah, dengan Netra Ekawati sebagai sekretaris dan Rio Feri Fernandes sebagai bendahara.
Untuk Kota Sawahlunto, calon ketua dijabat Ronny Eka Putra, sekretaris Rani Suraida, dan bendahara Taufik Hidayat. Kabupaten Sijunjung dipimpin Nofriadi Zulka sebagai ketua, Basyaruddin sebagai sekretaris, dan Tuti Marnis sebagai bendahara.
Kota Padang dan Daerah Lainnya
Untuk Kota Padang, posisi ketua dipercayakan kepada Yusri Latif, didampingi Nofri Efendi sebagai sekretaris dan Zulkifli sebagai bendahara. Sementara itu, Kota Padang Panjang akan dipimpin Syahrial Dt Pandak sebagai ketua, Yudhi Saputra sebagai sekretaris, dan Linda Hartini sebagai bendahara.
Di Kabupaten Dharmasraya, Yosrisal ditetapkan sebagai calon ketua, didampingi Heri Saputra sebagai sekretaris dan Heri Fadraneldi sebagai bendahara. Adapun di Kabupaten Pesisir Selatan, posisi ketua dipercayakan kepada Roni Ade Putra, dengan Darmansyah sebagai sekretaris dan Mulyadi sebagai bendahara.
Pergantian di Solok Selatan hingga Mentawai
Untuk Kota Payakumbuh, PKB menunjuk Afviandi Dt Itam sebagai calon ketua, Capt Harmen sebagai sekretaris, dan Anjasmara sebagai bendahara. Sementara di Solok Selatan, Mukhlis dipercaya sebagai ketua, didampingi Marta Yoni Hendra sebagai sekretaris dan Sindi Fartika Sari sebagai bendahara.
Di Kabupaten Kepulauan Mentawai, posisi ketua dijabat M. Asrofil Husna, didampingi Darling Berisegep sebagai sekretaris dan Ratna Juwita Purnasari sebagai bendahara. Kabupaten Agam dipercayakan kepada Hen Genny sebagai calon ketua, Oot Masrita sebagai sekretaris, dan Santi Susana sebagai bendahara.
Susunan di Tanah Datar hingga Lima Puluh Kota
Sementara itu, Kabupaten Tanah Datar akan dipimpin Indra Gunalan sebagai ketua, Firdaus sebagai sekretaris, dan Winparidalah sebagai bendahara. Di Kota Solok, Hendrius AS dipercaya sebagai ketua dengan Syafril sebagai sekretaris dan Helen Wulandari sebagai bendahara.
Di Kabupaten Lima Puluh Kota, calon ketua dijabat Pidika Anantatur, dengan Yuliansof sebagai sekretaris dan Muhammad Yahya sebagai bendahara. Sedangkan Kabupaten Solok dipimpin Masrizal sebagai ketua, Sopian Hadi sebagai sekretaris, dan Nurhayati sebagai bendahara.
Untuk Kota Pariaman, Fadli Hidayat ditetapkan sebagai calon ketua bersama M. Kamil Burt Lolek sebagai sekretaris dan Rahma Muftia sebagai bendahara. Di Kota Bukittinggi, posisi ketua dipercayakan kepada Andre Kresna Saputra, didampingi Melwizardi sebagai sekretaris dan Amrizal sebagai bendahara.
Di Kabupaten Padang Pariaman, Firman ditetapkan sebagai calon ketua, bersama Nurdin sebagai sekretaris dan Dino Kardinal sebagai bendahara. Seluruh susunan ini akan berlaku untuk masa bakti 2026–2031 dan menjadi dasar bagi konsolidasi partai di tingkat kabupaten dan kota. (yrp)