Pencarian

PLN UP3 Solok Gandeng Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Petani Bisa Beralih ke Pompa Irigasi Listrik untuk Tekan Biaya Produksi

Rabu, 24 Juni 2026 • 13:40:01 WIB
PLN UP3 Solok Gandeng Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Petani Bisa Beralih ke Pompa Irigasi Listrik untuk Tekan Biaya Produksi
PLN UP3 Solok dan Dinas Pertanian Kabupaten Solok sepakat percepat modernisasi pertanian melalui program Electrifying Agriculture.

SOLOK — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Solok bersama Dinas Pertanian Kabupaten Solok menyepakati langkah konkret mempercepat modernisasi pertanian melalui program Electrifying Agriculture. Kesepakatan ini dihasilkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Selasa (23/6).

Program ini menyasar petani di Kabupaten Solok agar mulai beralih menggunakan pompa listrik untuk irigasi sawah dan lahan pertanian. Dengan elektrifikasi, biaya operasional bisa ditekan lebih rendah dibandingkan mesin diesel berbahan bakar minyak yang selama ini banyak dipakai.

Apa Dampak Program Electrifying Agriculture bagi Petani Solok?

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan elektrifikasi di sektor pertanian tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tapi juga mendorong produktivitas dan daya saing hasil pertanian daerah.

“Program Electrifying Agriculture merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Ajrun Karim dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (24/6).

Ia menambahkan, pemanfaatan energi listrik pada sektor pertanian mampu mendorong produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Barat.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Kolaborasi Ini?

Rapat koordinasi diikuti 12 peserta dari dua instansi. Dari Dinas Pertanian Kabupaten Solok hadir langsung Kepala Dinas Deslirizaldi, didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Kepala Bidang Pangan, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Kepala Bidang Hortikultura.

Sementara dari PLN UP3 Solok, hadir Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran Dito Nusa Putra, Manager Unit Layanan Pelanggan Kayu Aro Reza Riadi, serta Asisten Manajer Beyond kWh PLN Electricity Services Andri Ardianur bersama tim masing-masing.

Kapan Program Ini Mulai Diterapkan di Lapangan?

Pembahasan dalam rapat tersebut berfokus pada prosedur pemasangan pompa listrik untuk irigasi pertanian serta penggalian potensi elektrifikasi lainnya di sektor agrikultur. PLN berkomitmen menyediakan solusi energi listrik yang andal guna membantu petani meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya produksi.

Melalui sinergi ini, sektor pertanian di Kabupaten Solok diharapkan tumbuh lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan. PLN optimistis pemanfaatan energi listrik akan menjadi pendorong lahirnya pertanian yang lebih maju sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Apakah Ada Target Khusus untuk Petani di Kabupaten Solok?

Ke depan, PLN berkomitmen memperluas implementasi Electrifying Agriculture sebagai bagian dari upaya menghadirkan listrik yang tidak hanya menerangi, tetapi juga menggerakkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks