SAWAHLUNTO — Upacara ziarah yang digelar di TMP Kubang Sirakuk berlangsung khidmat sesuai protokol kepolisian. Rangkaian acara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta selama beberapa saat.
Momen puncak terjadi saat Kapolda Sumbar dan Wakil Wali Kota Sawahlunto bersama-sama meletakkan karangan bunga di tugu utama makam pahlawan. Upacara kemudian ditutup dengan tabur bunga di pusara para kusuma bangsa sebagai simbol penghormatan dan doa.
Nilai Perjuangan Jadi Inspirasi Pelayanan Publik
Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah dalam kesempatan itu menyampaikan pesan kepada seluruh peserta upacara. Ia mengatakan nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan para pahlawan bangsa harus menjadi inspirasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Semangat tersebut wajib tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan aparat keamanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Jeffry.
Sinergi Pemkot dan Polri untuk Keamanan Daerah
Pemerintah Kota Sawahlunto memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tahun ini. Pemko menilai peringatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial bagi institusi Polri.
Menurut Pemko Sawahlunto, momentum tersebut penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai nasionalisme, kebersamaan, dan semangat pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara. Upacara ziarah ini dihadiri gabungan jajaran pejabat utama Polda Sumatera Barat, Kapolres Sawahlunto, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sawahlunto.
Pemko Sawahlunto juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Sinergi itu dinilai penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menciptakan suasana kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di Kota Sawahlunto.