PASAMAN BARAT — Sebanyak 100 paket sembako dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Pasaman Barat telah disalurkan kepada para pengemudi angkutan umum di wilayah tersebut. Sasaran penerima meliputi sopir truk, pengemudi ojek, kurir, serta pekerja sektor informal yang beraktivitas di Kabupaten Pasaman Barat.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Tugas Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/471/VI/HUM.1.1./2026 tertanggal 18 Juni 2026. Total ada 500 paket sembako yang disiapkan untuk lima unit di lingkungan Satreskrim.
Lima Unit, Masing-Masing 100 Paket
Polres Pasaman Barat membagi tugas penyaluran ke lima unit pelaksana. Selain Unit Tipidter, terdapat Unit Pidum, Unit Tipidkor dan identifikasi, Unit PPA, serta Unit Opsnal yang masing-masing bertanggung jawab menyalurkan 100 paket sembako.
Kegiatan ini berlangsung di bawah arahan langsung Kapolres melalui Kasat Reskrim IPTU A. Agung Ngurah Santa Subrata bersama seluruh personel jajaran. Setiap unit memiliki sasaran penerima yang telah ditetapkan sebelumnya.
Polri Ingin Dengar Aspirasi Langsung Warga
Dalam keterangannya, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bakti sosial ini bukan sekadar pembagian bantuan. "Kegiatan ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan momentum mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Kami ingin membuktikan bahwa Polri tidak hanya tanggap masalah hukum, tetapi juga peduli kesulitan sosial warga," ujarnya.
Kapolres menyebut pembagian sembako ini sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Ia memastikan 500 paket sembako yang disiapkan akan sampai tepat waktu dan tepat sasaran.
Petugas Juga Silaturahmi dan Dengar Keluhan
Selama penyaluran berlangsung, petugas tidak hanya menyerahkan paket sembako. Mereka juga menyempatkan bersilaturahmi, mendengarkan keluhan warga, dan menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
"Semoga pembagian ini dapat sedikit meringankan beban Bapak-Ibu dan Saudara-saudara yang bekerja keras setiap hari. Semoga bantuan membawa berkah, memperkuat semangat, dan menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir, peduli, dan berjuang bersama masyarakat," kata Kapolres Pasaman Barat.
Kegiatan ini selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan pengabdian tulus dan kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Pekerja sektor informal menjadi prioritas karena dinilai sebagai kelompok yang rentan terhadap tekanan ekonomi sehari-hari.