Pimpinan sidang, Armaidi Tanjung, menyatakan bahwa setelah penghitungan suara rampung, Alizar Tanjung resmi ditetapkan sebagai ketua. Untuk menyusun kepengurusan lengkap, peserta Musda sepakat membentuk tim formatur yang terdiri dari tujuh orang.
“Masing-masing Ketua terpilih Alizar Tanjung sebagai ketua, didampingi Novic Ferial, Armaidi Tanjung, Resthy Anggreta Sari, Heru Sumaryanto, Engriyo dan Ilham. Tim Formatur diberi waktu 15 hari untuk penyusunan kepengurusan lengkap IKAPI Sumatera Barat lima tahun ke depan,” ujar Armaidi Tanjung.
Kadis Arpus Dorong Penerbit Kreatif di Era Digital
Musda dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Arpus) Provinsi Sumatera Barat, Jumaidi, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penerbit adalah jembatan antara penulis dan publik. Tanpa penerbit, karya tidak akan sampai ke toko buku, perpustakaan, atau langsung ke pembaca.
“IKAPI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan literasi. Terkait literasi jangan hanya tertuju kepada Dinas Perpustakaan. Karena literasi bisa oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja,” tutur Jumaidi.
Ia juga meminta pengurus baru tidak takut bersaing dengan era digital. Menurutnya, di banyak negara maju, buku cetak mulai kembali digunakan di lembaga pendidikan. “Itu artinya, buku kembali dibutuhkan dalam proses belajar di sekolah atau di perguruan tinggi,” tambahnya.
Agenda Mendesak Alizar: Kerja Sama dengan Pemda dan Lembaga Pendidikan
Usai terpilih, Alizar Tanjung menyebut agenda paling mendesak adalah merampungkan susunan kepengurusan. Setelah itu, ia akan menyusun program kerja lima tahun ke depan dengan melibatkan semua pengurus yang sudah dipilih.
“Terutama meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan maupun pihak lainnya dalam mendorong pertumbuhan buku di Sumatera Barat. Bagaimana penerbit Sumatera Barat bisa berkembang lebih baik ke depannya,” kata Alizar.
77 Buku Disumbangkan ke Dinas Perpustakaan
Setelah pembukaan Musda, tujuh penerbit menyumbangkan 77 buku kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang yang diwakili oleh Nurpitri. Penerbit yang berpartisipasi antara lain Pustaka Artaz, Afifa Utama, Jasa Surya, Suri, Langsung Terbit, Brimeta Publisher, dan UMSB Press. Musda ini dihadiri oleh Ketua IKAPI Sumatera Barat periode 2021-2026 Purwadi dan perwakilan dari 60 penerbit di provinsi tersebut.