PADANG PANJANG — Hendri Arnis menyebut momentum Harganas menjadi pengingat bagi para ayah untuk terlibat langsung dalam tumbuh kembang anak. Ia meminta peran itu dimulai dari hal-hal sederhana yang kerap dianggap sepele.
"Mulailah dari hal-hal sederhana seperti menjemput rapor, hadir dalam kegiatan sekolah, mengajak anak bermain, berbicara, menjadi sahabat mereka, serta mencintai mereka dengan tulus. Peran ayah sangat penting dalam membentuk karakter anak," kata Hendri dalam sambutannya.
Keluarga Jadi Benteng Hadapi Teknologi dan Perubahan Sosial
Menurut Hendri, keluarga adalah lingkungan pertama dan utama dalam menanamkan nilai moral. Di tengah derasnya arus perubahan sosial dan perkembangan teknologi, fungsi keluarga makin krusial untuk menjaga generasi muda.
"Melalui peringatan Harganas ini, mari kita jadikan keluarga sebagai pilar utama pembangunan. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang berkualitas, yang mampu membawa daerah dan bangsa menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Pemkot Fokus Turunkan Stunting dan Perkuat Ketahanan Keluarga
Pemerintah Kota Padang Panjang tidak hanya bicara soal peran ayah. Hendri menegaskan komitmen pemkot dalam pembangunan keluarga melalui program konkret, seperti percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat fungsi keluarga lewat pola pengasuhan yang baik, menjaga kesehatan keluarga, serta membangun komunikasi yang harmonis. Keterlibatan ayah dalam mendukung tumbuh kembang anak menjadi salah satu kunci utama.
Upacara Harganas ke-33: Peserta Pakai Pakaian Adat Nusantara
Peringatan Harganas ke-33 tahun ini mengusung tema mewujudkan keluarga yang berkualitas, tangguh, dan berdaya guna dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Upacara berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Ny. Maria Feronika Hendri, Ketua GOW Ny. Sri Wahyuni Allex, Ketua DWP Trinanda, serta jajaran ASN. Para peserta upacara tampak mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah, menarik perhatian warga yang hadir menyaksikan.