Pencarian

Jalan Akses Monumen PDRI Koto Tinggi di Limapuluh Kota Amblas Diterjang Batang Sinamar, Warga Minta Perbaikan Segera

Selasa, 30 Juni 2026 • 13:34:31 WIB
Jalan Akses Monumen PDRI Koto Tinggi di Limapuluh Kota Amblas Diterjang Batang Sinamar, Warga Minta Perbaikan Segera
Jalan akses Monumen PDRI Koto Tinggi di Limapuluh Kota mengalami ambles parah akibat gerusan Batang Sinamar.

LIMA PULUH KOTA — Ruas jalan provinsi di Jorong Titian Dalam, Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, kini hanya menyisakan ruang sempit untuk dilalui kendaraan. Badan jalan di sisi kiri tergerus cukup parah akibat derasnya aliran Batang Sinamar, memaksa pengendara ekstra waspada, terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.

Gerusan Batang Sinamar Makin Parah Sejak Beberapa Bulan Lalu

Pantauan di lokasi menunjukkan tebing di sekitar jalan telah terkikis habis, membuat struktur aspal menggantung tanpa penyangga. Fadli, seorang warga Banja Laweh, Kecamatan Bukit Barisan, mengaku hampir setiap hari melintasi ruas tersebut. Menurutnya, kondisi ambles sudah terjadi sejak bencana alam beberapa waktu lalu, dan hingga kini belum ada perbaikan berarti.

"Saya sering melintasi jalan ini. Harapan kami semoga cepat diperbaiki supaya masyarakat merasa aman. Kondisinya sangat berbahaya," ujar Fadli.

Malam Hari Lebih Berisiko, Minim Penerangan Jalan

Fadli menambahkan, risiko kecelakaan meningkat drastis pada malam hari. Minimnya penerangan di sekitar lokasi membuat pengendara sulit mendeteksi tepi jalan yang sudah ambles. "Kalau malam hari kami merasa takut saat melintasinya karena sangat berisiko," katanya.

Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan terus meluas. Apalagi saat intensitas hujan tinggi, gerusan Batang Sinamar bisa semakin memperparah kondisi badan jalan dan berpotensi memutus total akses transportasi di kawasan tersebut.

Jalan Strategis untuk Wisata Sejarah Nasional

Selain menjadi jalur mobilitas harian warga, ruas ini merupakan akses utama menuju Monumen PDRI Koto Tinggi. Situs bersejarah itu kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Fadli menekankan, perbaikan jalan tidak hanya penting untuk keselamatan, tetapi juga untuk menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan pariwisata di Limapuluh Kota.

"Selain menjadi jalur aktivitas masyarakat, jalan tersebut juga kerap dilalui wisatawan sejarah yang berkunjung ke kawasan Monumen PDRI. Apabila tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin parah akibat gerusan aliran Batang Sinamar, terutama saat intensitas hujan tinggi," ungkapnya.

Warga Desak Pemprov Sumbar Turun Tangan

Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mengambil langkah perbaikan permanen. Sebagai jalan provinsi, ruas ini memiliki fungsi strategis yang menghubungkan sejumlah nagari sekaligus menjadi gerbang menuju salah satu ikon sejarah kebangsaan di Sumatera Barat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumbar mengenai jadwal penanganan. (*)

Bagikan
Sumber: padek.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks