PADANG — Pemerintah pusat memberi lampu hijau bagi Universitas Negeri Padang (UNP) untuk membangun Sekolah Rakyat di atas tanah milik kampus di Tarok City. Rencana ini mendapat sambutan langsung dari Menteri Sosial Syaifullah Yusuf saat berdialog dengan Rektor UNP Krismadinata dan Senior Eksekutif UNP Prof. Ganefri, Ph.D di Jakarta, Kamis (26/3) malam.
Gus Ipul, sapaan akrab Mensos, bahkan segera menelepon Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) Prof. Brian Yuliarto untuk menyampaikan gagasan ini. Respons dari Kemendikti Saintek disebut sangat positif.
UNP Sudah Jalankan Program Sejak 2025
Inisiatif ini bukan tanpa persiapan. Prof. Ganefri menegaskan bahwa UNP sudah berkomitmen menyelenggarakan Sekolah Rakyat secara serius sejak tahun 2025 lalu. Saat ini, UNP telah mengoperasikan program untuk jenjang SMA di Komplek Sekolah Pembangunan UNP dan memanfaatkan asrama kampus sebagai tempat tinggal siswa.
“Alhamdulillah berkat komitmen UNP menyelenggarakan Sekolah Rakyat secara serius sejak Tahun 2025 yang lalu, pemerintah juga mendukung dengan akan adanya Sekolah Rakyat dengan bangunan tersendiri,” kata Prof. Ganefri dalam keterangan yang diterima Humas UNP.
Dukungan untuk Sekolah Unggul Garuda
Pembangunan gedung khusus ini diharapkan memperkuat posisi UNP sebagai mitra program Sekolah Unggul Garuda. Rektor UNP Krismadinata menyebut bahwa Mensos menyambut positif usulan pemanfaatan tanah UNP di Tarok City.
“Beliau secara langsung telepon Bapak Menteri Dikti Saintek Prof. Brian Yuliarto, dan Pak Menteri Dikti Saintek juga sangat mengapresiasi sekolah rakyat ini dari hasil pembicaraan tersebut,” jelas Krismadinata.
Anggaran Masuk 2026, Target Siswa dari Keluarga Miskin
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Kementerian Sosial yang menyasar anak-anak dari keluarga tidak mampu. Peserta didik tidak hanya mendapat pendidikan gratis, tetapi juga fasilitas asrama dan biaya hidup selama menempuh pendidikan.
Dengan adanya gedung permanen di Tarok City, kapasitas dan kualitas layanan diharapkan meningkat. Saat ini, UNP masih menggunakan ruang kelas di Komplek Sekolah Pembangunan dan asrama yang ada untuk menampung siswa angkatan pertama tahun ajaran 2025/2026.
Pembangunan fisik direncanakan mulai tahun anggaran 2026. Detail desain bangunan dan jumlah siswa yang akan ditampung masih dalam tahap pembahasan lanjutan antara UNP, Kemensos, dan Kemendikti Saintek.