SOLOK — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan mobil pikap dan truk tronton tangki di ruas jalan penghubung Solok–Padang, Kamis (2/7/2026). Peristiwa itu terjadi di kawasan Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, dan mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan.
Kondisi Pikap Ringsek Parah, Truk Tangki Alami Kerusakan Samping
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, menyebut bagian depan mobil pikap mengalami kerusakan paling berat. Kabin kendaraan ringsek akibat benturan keras, kaca depan pecah, bumper depan hancur, hingga kap mesin penyok dan masuk ke ruang mesin.
Sementara itu, truk tronton tangki hanya mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan. “Truk tronton tangki hanya mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan akibat benturan dengan mobil pick up,” kata Iptu Rido dalam keterangannya.
Dua Korban Luka Berat, Kerugian Capai Rp 35 Juta
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dilaporkan menderita luka berat. Sopir pikap mengalami benturan di bagian kepala, sedangkan penumpangnya menderita patah tulang tangan kanan. Keduanya kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Arosuka.
Dari kejadian ini, polisi memperkirakan total kerugian material mencapai sekitar Rp 35 juta. Angka tersebut meliputi kerusakan total pada bodi dan mesin pikap serta perbaikan pada bagian depan truk tangki.
Kedua Kendaraan Diamankan untuk Penyelidikan Lebih Lanjut
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Solok telah membawa kedua kendaraan ke kantor untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Kedua kendaraan telah kami bawa ke Unit Gakkum Satlantas Polres Solok untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Iptu Rido.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti tabrakan yang terjadi di jalur yang cukup ramai tersebut. Belum diketahui apakah faktor human error, kondisi jalan, atau teknis kendaraan yang menjadi pemicu laga kambing antara pikap dan truk tangki itu.