PADANG — Rangkaian peringatan HUT ke-68 Pengambilalihan PT Semen Padang diisi dengan agenda penguatan kapasitas sumber daya manusia. Perusahaan mendatangkan tokoh yang pernah duduk di kursi direktur utama perusahaan pelat merah, mulai dari PT Semen Indonesia hingga PT Pertamina (Persero).
Empat Pendekatan Kepemimpinan di Era Disrupsi
Dalam materinya yang berjudul “Strategic Leadership: Leadership for Sustainable Competitive Advantage”, Dwi Soetjipto memaparkan empat pendekatan organisasi: Clans, Stars, Teams, dan Leadership Networks. Menurutnya, masing-masing memiliki karakteristik yang cocok dengan kebutuhan perusahaan di tengah tekanan global seperti kecerdasan buatan, otomatisasi, dan volatilitas ekonomi.
“Dalam kondisi persaingan yang semakin dinamis, perusahaan dituntut memiliki kemampuan melakukan transformasi dan membangun keunggulan kompetitif secara berkelanjutan,” kata Dwi di hadapan jajaran direksi dan staf pimpinan.
Co-Alignment Framework: Menyeimbangkan Jangka Pendek dan Panjang
Dwi juga memperkenalkan Co-Alignment Framework, sebuah kerangka kerja yang membantu pemimpin mengelola berbagai tuntutan secara simultan. Ia menyebut keseimbangan antara investasi, inovasi, efisiensi operasional, dan eksplorasi peluang baru menjadi kunci keberhasilan.
“Pemimpin juga harus mampu mengatasi berbagai hambatan dalam pengambilan keputusan strategis, seperti keterbatasan informasi, dinamika politik internal perusahaan, serta kepentingan antarkelompok dalam organisasi,” ujarnya.
Target Pemasaran Semester I 2026: Sumatera hingga Lampung
Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, turut memaparkan kondisi terkini perusahaan. Ia menyebutkan kapasitas produksi semen dan klinker per tahun yang menjadi fondasi ketahanan pasokan nasional. Rata-rata penjualan domestik pada Semester I 2026 mencakup wilayah pemasaran dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau Daratan, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Lampung.
“Kehadiran Pak Dwi Soetjipto menjadi kesempatan berharga bagi seluruh insan perusahaan untuk memperoleh wawasan mengenai kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang,” kata Pri.
Rekam Jejak Narasumber: Dari Semen Gresik hingga SKK Migas
Dwi Soetjipto bukan nama baru di dunia BUMN. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), hingga Ketua SKK Migas. Pengalaman panjangnya dianggap relevan untuk memberikan perspektif baru bagi insan PT Semen Padang dalam mempercepat transformasi dan memperkuat daya saing bisnis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Indrieffouny Indra, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, dan Direktur Operasi Andria Delfa. Melalui sharing session ini, perusahaan berharap terbangun budaya belajar yang berkelanjutan serta tata kelola yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis.