PADANG PARIAMAN — Proyek revitalisasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terus berjalan. InJourney Airports menggelontorkan anggaran sekitar Rp693 miliar untuk meningkatkan standar pelayanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara.
Pekerjaan fisik terlihat di area selasar bandara, yang menjadi salah satu titik fokus revitalisasi. Target penyelesaian proyek ini dijadwalkan pada triwulan I 2027.
Anggaran Rp693 Miliar untuk Standar Pelayanan Baru
Dana sebesar Rp693 miliar dialokasikan untuk berbagai pembaruan fasilitas di BIM. Revitalisasi ini mencakup perbaikan infrastruktur dan penataan ulang area publik agar lebih nyaman bagi penumpang.
Proyek ini merupakan bagian dari komitmen InJourney Airports untuk meningkatkan kualitas bandara di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.
Selasar Bandara Jadi Prioritas Pengerjaan
Pantauan di lokasi pada Selasa (7/7/2026) menunjukkan aktivitas pengerjaan di area selasar. Penumpang masih dapat melintas di tengah proses revitalisasi yang berlangsung.
Pengerjaan di area ini menjadi prioritas karena merupakan jalur utama mobilitas penumpang menuju dan dari pesawat.
Dampak bagi Penumpang dan Operasional Bandara
Selama masa revitalisasi, operasional bandara tetap berjalan normal. Penumpang diimbau untuk mematuhi rambu-rambu sementara yang telah disediakan di area proyek.
Setelah rampung pada triwulan I 2027, BIM diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna jasa bandara.