Pencarian

Longsor Kembali Putus Jalan Padang–Bukittinggi di Lembah Anai, Baru Sehari Jalur Dibuka

Jumat, 31 Juli 2026 • 10:30:32 WIB
Longsor Kembali Putus Jalan Padang–Bukittinggi di Lembah Anai, Baru Sehari Jalur Dibuka
Material longsor menutup badan jalan Padang–Bukittinggi di KM 66+700, Lembah Anai, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah dihentikan.

PADANG PANJANG — Jalan Padang–Bukittinggi kembali terputus di kawasan Lembah Anai, tepatnya KM 66+700, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 19.40 WIB. Material bebatuan dan tanah menutupi sebagian badan jalan, memaksa arus kendaraan dari kedua arah dihentikan.

Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah jalur vital Sumatera Barat itu dibuka kembali dari longsor sebelumnya di KM 61+800. Hujan deras yang mengguyur Lembah Anai sejak sore menjadi pemicu utama runtuhnya tebing.

Lalu Lintas Padat Saat Longsor Terjadi

Petugas BPBD Kota Padang Panjang, Yusrial, mengatakan longsor terjadi saat kendaraan masih melintas di kawasan tersebut. Material bebatuan tiba-tiba menutupi sebagian jalan, namun hingga Kamis malam belum ada laporan korban jiwa maupun luka.

Satlantas Polres Padang Panjang langsung menutup jalur untuk menghindari risiko bagi pengguna jalan. Sejumlah kendaraan diarahkan berhenti di titik yang dinilai aman sambil menunggu proses penanganan.

Alat Berat Belum Dikerahkan, Tebing Masih Rawan

BPBD Kota Padang Panjang bersama Satlantas Polres Padang Panjang dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah mengerahkan personel ke lokasi. Namun proses pembersihan badan jalan belum bisa dimulai karena material dari tebing masih terus berjatuhan.

"Keselamatan petugas menjadi prioritas utama. Pembersihan baru akan dilakukan setelah kondisi tebing dinyatakan stabil dan tidak lagi berisiko longsor susulan," ujar Yusrial.

Petugas gabungan saat ini terus memantau kondisi lereng sebelum alat berat dioperasikan untuk membersihkan material.

Polisi Imbau Pengendara Tunda Perjalanan Saat Hujan

Kasatlantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengimbau masyarakat agar ekstra hati-hati melintasi Lembah Anai, terutama saat hujan intensitas tinggi. Ia menyarankan pengendara menunda perjalanan jika cuaca dinilai berpotensi memicu longsor.

Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) agar penanganan bisa segera dilakukan begitu kondisi di lokasi memungkinkan.

Dua Kali Longsor dalam Sehari di Jalur yang Sama

Sebelumnya, longsor sempat menutup Jalan Padang–Bukittinggi di KM 61+800 selama sekitar tiga jam. Setelah material dibersihkan, jalur kembali dibuka. Namun hujan yang mengguyur Kamis malam memicu longsor baru di KM 66+700, berjarak sekitar lima kilometer dari titik longsor pertama.

Hingga Kamis malam, akses di KM 66+700 masih ditutup total. Arus lalu lintas baru akan dibuka kembali setelah material berhenti berjatuhan dan badan jalan berhasil dibersihkan.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks