Pencarian

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter per 1 Agustus 2026, Pertamina Beberkan Alasannya

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 09:30:31 WIB
Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter per 1 Agustus 2026, Pertamina Beberkan Alasannya
Harga Pertamax resmi turun menjadi Rp 15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026.

SUMATERA BARAT — Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. PT Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk memangkas harga sejumlah produknya di awal bulan ini, seiring dengan melandainya harga minyak mentah global.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional. "Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar Kitty dalam siaran pers, Sabtu (1/8).

Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina

Penurunan harga berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta. Berikut daftar lengkap harga terbaru yang mulai berlaku hari ini:

  • Pertamax (RON 92): turun dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter
  • Pertamax Turbo: turun dari Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter
  • Pertamax Green (RON 95): turun dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter
  • Pertamina Dex: tetap di Rp 21.150 per liter
  • Dexlite: tetap di Rp 19.700 per liter

Adapun untuk produk bersubsidi, harga Pertalite masih dipatok Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter. Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan energi berkualitas dan menjaga keandalan pasokan di seluruh Indonesia.

Kompetitor Ikut Menyesuaikan Harga

Tidak hanya Pertamina, pengelola jaringan SPBU swasta BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produknya. Penurunan terjadi pada dua jenis BBM, namun satu produk lainnya justru mengalami kenaikan.

Produk BP 92 kini dijual dengan harga Rp 16.130 per liter, turun dari periode sebelumnya yang berada di angka Rp 16.670. Sementara itu, BP Ultimate turun dari Rp 17.240 menjadi Rp 16.760 per liter. Berbeda dengan dua produk tersebut, BP Ultimate Diesel justru mengalami kenaikan dari Rp 21.340 menjadi Rp 21.910 per liter.

Penyesuaian harga yang dilakukan oleh Pertamina dan BP-AKR ini mencerminkan dinamika pasar energi yang masih fluktuatif. Bagi konsumen, penurunan harga BBM non-subsidi tentu menjadi angin segar di tengah tekanan ekonomi, meskipun besaran penurunannya bervariasi tergantung jenis produk dan wilayah.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks