Pencarian

54 Calon Paskibraka Bukittinggi Jalani Tantingan di Hotel Dymens, Wawako Tekankan Kehormatan dan Disiplin

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 23:39:31 WIB
54 Calon Paskibraka Bukittinggi Jalani Tantingan di Hotel Dymens, Wawako Tekankan Kehormatan dan Disiplin
Calon Paskibraka Kota Bukittinggi mengikuti pemusatan latihan tahap dua atau tantingan di Hotel Dymens, 8-18 Agustus 2026.

BUKITTINGGI — Sebanyak 54 Calon Paskibraka Kota Bukittinggi tahun 2026 mengikuti pemusatan latihan tahap dua yang dikenal dengan istilah tantingan. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Dymens, yang dalam penyelenggaraan kali ini difungsikan sebagai Desa Bahagia, selama 8 hingga 18 Agustus 2026.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, membuka langsung kegiatan tersebut pada Sabtu. Ia mengingatkan bahwa tugas mengibarkan Bendera Merah Putih bukan sekadar seremonial, melainkan simbol semangat perjuangan bangsa, cinta tanah air, serta persatuan dan kesatuan.

Paskibraka sebagai Sekolah Karakter Generasi Muda

Ibnu Asis menyebut proses panjang yang dijalani para calon paskibraka akan membentuk pribadi yang lebih kuat dan matang. Menurutnya, disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab adalah nilai-nilai yang tertanam selama masa latihan.

"Menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan. Ikuti seluruh proses latihan dengan sungguh-sungguh. Setiap proses akan membentuk pribadi yang lebih kuat dan matang," katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan saling mendukung. Wawako berharap para peserta mampu menunjukkan bahwa generasi muda Bukittinggi adalah generasi yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki semangat kebangsaan.

Keistimewaan Bukittinggi: Salah Satu dari Tiga Kota Pengibar Bendera Pusaka

Dalam kesempatan itu, Ibnu Asis juga menyoroti posisi istimewa Bukittinggi dalam sejarah bangsa. Kota ini menjadi salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang mengibarkan replika Bendera Pusaka pada upacara HUT Kemerdekaan RI, bersama DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Apalagi yang dikibarkan di Bukittinggi adalah replika bendera pusaka, yang hanya ada tiga di Indonesia, Jakarta, Yogyakarta dan Bukittinggi," ujarnya.

Ia pun mengaitkan keistimewaan ini dengan sejarah panjang perjuangan bangsa. Bukittinggi pernah menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), sehingga semangat para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Rangkaian Latihan dan Materi yang Diberikan

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bukittinggi, melalui Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik, Ramon Arisa Putra, merinci bahwa 54 Calon Paskibraka yang terpilih terdiri dari 28 putra dan 26 putri. Mereka telah melewati seleksi ketat sebelum akhirnya ditetapkan sebagai peserta tantingan.

Pendidikan dan pelatihan secara keseluruhan berlangsung mulai 21 Juli hingga 15 Agustus 2026. Adapun kegiatan Desa Bahagia dijadwalkan pada 8 hingga 18 Agustus 2026, dan pengukuhan Paskibraka direncanakan pada 15 Agustus 2026.

Ramon menjelaskan materi pelatihan mencakup pembinaan Ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan dan bela negara, kepemimpinan, pendidikan karakter, tata upacara bendera, peraturan baris-berbaris, pembinaan mental dan spiritual, serta pembinaan fisik dan kedisiplinan. Seluruh rangkaian kegiatan dibimbing oleh narasumber dari berbagai instansi.

Para peserta dijadwalkan bertugas pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kota Bukittinggi. Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen terus membangun generasi muda yang gemilang, berkeadilan, dan berbudaya melalui pembinaan berkelanjutan seperti ini.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks