PADANG — Jamuan makan malam yang digelar Pemerintah Kota Padang menjadi penutup rangkaian Konferensi Kerja (Konker) PDPI ke-XVIII Tahun 2026. Wali Kota Fadly Amran menyambut langsung para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Hadir pula Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PDPI Arief Riadi Arifin dan Ketua PDPI Cabang Sumbar Masrul Basyar.
Dari jajaran Pemko Padang, tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang Lismawati, serta sejumlah kepala OPD terkait. Kehadiran mereka menegaskan keterkaitan antara agenda organisasi profesi dan program pembangunan daerah di sektor kesehatan.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan bahwa visi pembangunan Padang mengacu pada konsep kota sehat dan kota pintar sebagaimana tertuang dalam RPJMD. Menurutnya, kota sehat tidak hanya soal kondisi fisik warga, tetapi juga kesejahteraan dan kualitas lingkungan.
"Visi kami adalah menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar. Kota sehat bukan hanya sehat badannya, tetapi juga sehat kesejahteraannya," ungkap Fadly.
Ia berharap PDPI dapat memberikan masukan dan rekomendasi kepada Pemko Padang dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Kolaborasi lintas pihak dinilainya menjadi kunci karena tantangan kesehatan tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian.
"Kolaborasi dengan PDPI penting karena tantangan kesehatan membutuhkan keterlibatan pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat. Semoga kolaborasi ini semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," ucap Fadly.
Selain sektor kesehatan, Fadly menyoroti pentingnya pemulihan dan kebangkitan ekonomi daerah pascabencana. Dua agenda itu disebutnya saling terkait karena kesejahteraan warga menjadi bagian dari konsep kota sehat yang ingin diwujudkan.
Pemko Padang menempatkan kolaborasi dengan organisasi profesi sebagai salah satu jalur untuk mempercepat penanganan persoalan kesehatan masyarakat. Masukan dari PDPI diharapkan masuk ke dalam perencanaan program daerah.
Ketua Umum PP PDPI Arief Riadi Arifin menyampaikan bahwa Konker menjadi forum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi. Forum ini juga menyelaraskan program pusat dan daerah serta menetapkan arah kebijakan organisasi ke depan.
Konker PDPI XVIII 2026 berlangsung 16-19 September 2026 di Kota Padang dengan pusat kegiatan di The ZHM Premiere Hotel. Pemilihan Padang sebagai tuan rumah disebutnya punya alasan tersendiri.
"Konferensi kerja ini kami laksanakan setiap tahun secara nasional dan untuk yang ke-18 ini kami putuskan dilaksanakan di Padang. Ada filosofinya karena sebagian besar guru-guru kami berasal dari sini," ucap Arief.
Rangkaian konferensi kerja tahunan itu ditutup dengan jamuan makan malam yang menjadi ajang silaturahmi antara pengurus pusat, pengurus cabang, dan jajaran Pemko Padang.