PJSI Sumbar Matangkan Pelatih dan Wasit Judo Jelang Porprov XVI, Pertandingan Digelar di Mentawai

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 21 September 2026 | 10:01:31 WIB
Ketua Umum PJSI Sumbar Ari Irpendi menegaskan kesiapan keluarga besar judo menyukseskan Porprov XVI.

PADANG — Ketua Umum PJSI Sumbar Ari Irpendi menegaskan dinamika yang muncul terkait waktu pelaksanaan tidak menyurutkan semangat keluarga besar judo mempersiapkan diri. Persiapan terus berjalan karena atlet telah menjalani latihan selama beberapa bulan. Pengurus juga mematangkan kesiapan pelatih, wasit, dan juri.

"Kami dari judo mendukung penuh pelaksanaan Porprov 2-14 Oktober. Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak semangat. Atlet sudah berlatih keras selama beberapa bulan dan kami siap menyukseskan Porprov," ujar Ari.

Perangkat Pertandingan Jadi Fokus Persiapan

Kesiapan judo tidak hanya menyangkut atlet. Ari menilai perangkat pertandingan harus dipersiapkan agar pertandingan berjalan tertib, aman, dan lancar. Karena itu, PJSI Sumbar menggelar penataran dan penyegaran bagi pelatih serta calon wasit dan juri.

Ia menekankan pentingnya profesionalitas dan independensi wasit serta juri selama pertandingan. Setiap perangkat diminta menjalankan tugas tanpa keberpihakan kepada atlet maupun kontingen tertentu.

"Pengprov juga mempersiapkan regulasi agar pertandingan berjalan aman, tertib dan lancar. Kegiatan hari ini salah satu upaya ke arah itu," katanya.

Mentawai Tunjukkan Antusiasme sebagai Tuan Rumah

Cabang olahraga judo nantinya dipertandingkan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ari menyebut tuan rumah menunjukkan antusiasme dalam mempersiapkan pelaksanaan pertandingan. Kondisi tersebut mendorong PJSI Sumbar memastikan seluruh kebutuhan teknis judo disiapkan sejak jauh hari.

Ari juga menilai Porprov XVI menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga Sumatera Barat setelah ajang tersebut vakum selama delapan tahun.

"Kita sudah delapan tahun tidak melaksanakan Porprov. Jadi tidak ada alasan untuk tidak semangat," ujarnya.

KONI Sumbar Apresiasi Persiapan Sejak Awal

Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus mengapresiasi langkah PJSI Sumbar yang telah mempersiapkan pelatih, wasit, dan juri sebelum pertandingan berlangsung. Menurutnya, kualitas perangkat pertandingan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kompetisi berjalan baik.

Hamdanus mengatakan Porprov XVI juga menjadi bagian dari persiapan Sumbar menuju PON 2028. KONI Sumbar menargetkan 20 medali emas pada ajang nasional tersebut.

"Target 20 emas PON 2028 itu diawali dari Porprov. Karena itu, kita harus menyiapkan semuanya dengan baik, termasuk pelatih, wasit dan juri," katanya.

Jadwal 2–14 Oktober Dibahas Lintas Kepala Daerah

Terkait jadwal 2–14 Oktober, Hamdanus menyebut waktu pelaksanaan telah melalui pembahasan bersama kepala daerah se-Sumbar. Pembahasan dilakukan dalam rapat koordinasi kepala daerah pada Desember 2025 dan kembali dibicarakan pada 27 Agustus 2026.

Menurutnya, KONI Sumbar telah mempersiapkan pelaksanaan Porprov sesuai jadwal yang ditetapkan.

"KONI tidak cemas melaksanakan Porprov 2-14 Oktober. Yang kita cemaskan justru kalau kita tidak mampu menyelenggarakan Porprov yang sudah delapan tahun tidak terlaksana," tegasnya.

Kolaborasi Wasit dan Pelatih demi Sportivitas

Mewakili Kepala Dispora Sumbar, UPTD Kebugaran dan Olahraga (KBOR) Erdison turut mengapresiasi penataran dan penyegaran yang digelar PJSI Sumbar. Ia menilai pemahaman yang sama terhadap regulasi pertandingan penting dimiliki pelatih, wasit, dan juri untuk menjaga kualitas kompetisi.

"Wasit dan pelatih harus berkolaborasi, terutama dalam memahami peraturan. Junjung tinggi sportivitas dan integritas," katanya.

Dengan persiapan atlet yang terus berjalan serta pematangan pelatih dan perangkat pertandingan, PJSI Sumbar memastikan cabang olahraga judo siap tampil dalam Porprov XVI sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: langgam.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top