Pemulihan Infrastruktur Sumatera Dituntaskan Bertahap hingga 2028

Penulis: Rian Murdani  •  Selasa, 27 Januari 2026 | 18:10:03 WIB
Pemulihan Infrastruktur Sumatera Dituntaskan Bertahap hingga 2028

Sumatera, 27 Januari 2026 - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan pemerintah menargetkan seluruh perbaikan infrastruktur di Sumatera yang terdampak banjir dan longsor dapat diselesaikan secara bertahap hingga tahun 2028. Kementerian PU mencatat, bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional di tiga provinsi.

“Seluruh infrastruktur nasional itu sudah kembali berfungsi secara fungsional per 30 Desember. Pemulihan cepat menjadi prioritas agar distribusi logistik dan pasokan BBM tetap lancar,” ujar Dody dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Selasa (27/1/2026).

Di tingkat daerah, bencana serupa merusak 2.066 ruas jalan provinsi dan 799 jembatan provinsi. Hingga kini, perbaikan jalan daerah telah mencapai sekitar 91 persen. Pemerintah menargetkan seluruh ruas jalan tersebut rampung pada Agustus 2027.

Namun, Dody mengakui progres perbaikan jembatan daerah masih tertinggal. Saat ini, penyelesaiannya baru mencapai sekitar 43 persen. Pemerintah menargetkan seluruh jembatan selesai diperbaiki paling lambat Oktober 2028, dengan tantangan utama berada pada akses lokasi yang terpencil.

Selain jalan dan jembatan, kerusakan juga terjadi pada sektor irigasi. Sebanyak 31 daerah irigasi nasional dan 7 irigasi kewenangan daerah terdampak bencana, dengan tingkat perbaikan baru mendekati 23 persen. Pemerintah akan memprioritaskan irigasi yang mengairi lahan sawah yang telah memasuki masa tanam.

Kerusakan juga tercatat pada 13 bendung nasional dan 47 bendung daerah. Penanganan masih terbatas karena Kementerian PU saat ini memfokuskan pekerjaan pada normalisasi sungai.

Sebagai langkah pencegahan banjir berulang, pemerintah mengusulkan pembangunan sabo dam dan check dam di sejumlah sungai di Sumatera Utara dan Aceh. Struktur pengendali sedimen tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2028.

“Potensi banjir masih ada, sehingga upaya mitigasi terus kami lakukan,” kata Dody.

Reporter: Rian Murdani
Back to top