SUMATERA BARAT — Di tengah libur panjang Iduladha, manajemen Kilang Kasim memastikan tidak ada satu pun aktivitas produksi yang dikurangi. General Manager Kilang Kasim, Hadi Siswanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang tetap bertugas di lini depan.
“Iduladha adalah momentum tentang pengorbanan dan keikhlasan. Terima kasih kepada para pekerja yang rela mengorbankan waktu bersama keluarga demi mengemban amanah mulia, yaitu menjaga nyala energi di tanah Papua,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Sorong.
Kurban untuk Warga Ring Satu Kilang
Kepedulian sosial diwujudkan melalui penyaluran hewan kurban yang dipotong di area perusahaan. Total ada empat ekor sapi dan satu ekor kambing yang dagingnya dibagikan secara langsung.
“Seluruh daging kurban kami prioritaskan untuk kaum yang membutuhkan di wilayah ring satu perusahaan. Penyalurannya kami serahkan melalui pengurus Masjid Seget dan Pondok Pesantren An-Nahl di Kabupaten Sorong,” jelas Hadi.
Ia berharap kehadiran hewan kurban ini dapat membawa kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar.
Fasilitas Ibadah dan Makna Pengorbanan
Selain memastikan pasokan energi dan menyalurkan kurban, Pertamina RU VII Kasim juga memfasilitasi pelaksanaan salat Iduladha secara internal di Masjid An-Najah. Kegiatan ini diikuti oleh manajemen dan pekerja yang tidak bertugas di lapangan.
Hadi menegaskan, kehadiran Kilang Kasim di tanah Papua tidak hanya memikul tanggung jawab besar dalam menyuplai energi. “Kami ingin memastikan bahwa di hari yang penuh berkah ini, masyarakat di sekitar kilang dapat merasakan langsung dampak positif dan kepedulian nyata dari simbol hadirnya negara di Indonesia Timur,” tutupnya.