Pencarian

97 Siswa SD di Pariaman Terima PIP Rp450 Ribu dan Sembako, Bantuan dari Andre Rosiade

Jumat, 12 Juni 2026 • 21:52:01 WIB
97 Siswa SD di Pariaman Terima PIP Rp450 Ribu dan Sembako, Bantuan dari Andre Rosiade
siswa SD di Pariaman menerima dana PIP Rp450 ribu dan paket sembako dari Andre Rosiade.

PARIAMAN — Bantuan itu diberikan secara simbolis pada Kamis pekan lalu. Wali Kota Pariaman Yota Balad menyebutkan masing-masing anak mendapatkan dana pendidikan tunai dan tambahan bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak.

"PIP dan sembako disalurkan oleh Anggota DPR RI Andre Rosiade untuk anak-anak pelajar SD yang masuk dalam desil satu sampai lima," kata Yota di Pariaman, Jumat.

Dana PIP Bisa Beli Seragam hingga Alat Tulis

Yota menjelaskan bantuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sekolah. Mulai dari pembelian seragam, alat tulis, hingga perlengkapan penunjang belajar lainnya.

Ia berharap program serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar di berbagai jenjang pendidikan di Pariaman. Apresiasi disampaikan atas perhatian yang diberikan kepada pelajar di kota itu.

Sembako dari Kantong Pribadi Legislator

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher mengungkapkan bahwa PIP berasal dari pemerintah pusat. Sementara sembako merupakan bantuan pribadi Andre Rosiade.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan legislator tersebut bisa mengakomodir siswa miskin yang tidak mendapatkan PIP dari jalur reguler. Mereka tetap memperoleh bantuan biaya pendidikan dari pemerintah.

Program Prioritas Nasional Sejak 2014

PIP merupakan salah satu program prioritas pemerintah melalui kementerian bidang pendidikan dan sosial. Bantuan diberikan dalam bentuk dana tunai yang disalurkan langsung ke rekening siswa penerima.

Sejak diluncurkan pada 3 November 2014, program ini diupayakan tepat sasaran. Tujuannya membantu jutaan anak Indonesia melanjutkan pendidikan tanpa terhambat masalah biaya.

Dana PIP bisa digunakan untuk membeli buku, seragam, alat tulis, biaya kursus, hingga biaya transportasi ke sekolah. Pemerintah berharap penerima bisa kembali bersekolah dan tidak putus sekolah karena alasan ekonomi.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks