SUMATERA BARAT — Bukan sekadar silaturahmi biasa, diskusi di Hambalang menyoroti peta jalan Timnas Indonesia ke depan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, pembicaraan berfokus pada penguatan materi pemain dan persiapan matang menghadapi berbagai turnamen internasional.
Persiapan Mati-matian Demi Piala Dunia
“Tentunya kan, kalau kita memiliki keinginan lolos ke Piala Dunia tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan jauh lebih matang,” ujar Prasetyo Hadi dalam rilis resmi yang diterima CNN Indonesia.
Pemerintah tidak hanya menyerahkan urusan teknis sepakbola semata kepada PSSI. Pertemuan ini menegaskan adanya sinergi antara kebijakan negara dan target prestasi olahraga nasional.
FIFA Series hingga Perbaikan Kompetisi Lokal
Selain target jangka panjang di Piala Dunia, pertemuan itu juga merumuskan agenda jangka pendek. Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa Timnas Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk FIFA Series yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.
“Mungkin beberapa event-event seperti FIFA Series yang akan berlangsung tahun depan itu juga perlu kita persiapkan dari sekarang,” ucap Prasetyo.
Di samping itu, perbaikan iklim kompetisi domestik menjadi faktor krusial yang dibahas. Kompetisi yang sehat dan kompetitif dinilai sebagai fondasi utama untuk melahirkan pemain-pemain tangguh bagi tim nasional.
Kalender Padat Timnas: Piala AFF hingga Piala Asia 2027
“Termasuk, kalau dalam kapasitas beliau [Erick] sebagai Ketua Umum PSSI tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, yang tangguh, yang penuh semangat untuk bisa mewujudkan seluruh mimpi rakyat Indonesia, Timnas lolos ke Piala Dunia,” tambah Prasetyo.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia masih akan menghadapi Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup tahun ini. Selanjutnya, tantangan besar sudah menanti di awal 2027, yakni Piala Asia 2027. Pertemuan di Hambalang menjadi sinyal bahwa semua pihak kini bergerak serempak, bukan lagi setengah hati. (ptr/nva)