Pencarian

Otorita IKN dan Korea Selatan Mulai Bangun Pusat Kota Cerdas Rp 115 Miliar, Target Rampung 2027

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:29:31 WIB
Otorita IKN dan Korea Selatan Mulai Bangun Pusat Kota Cerdas Rp 115 Miliar, Target Rampung 2027
Peletakan batu pertama pembangunan Smart City Collaboration Center (SCCC) di IKN Nusantara oleh Otorita IKN dan Korea Selatan.

SUMATERA BARAT — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan (MoLIT) melakukan peletakan batu pertama pembangunan SCCC di Sub Wilayah Perencanaan Permukiman Barat 1A, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Jumat (19/6/2026).

Gedung Dua Lantai untuk Laboratorium dan Pameran Teknologi

Dari total nilai hibah kerja sama tersebut, komponen pembangunan gedung SCCC mencapai 5,5 miliar KRW atau sekitar Rp 64,41 miliar. Bangunan seluas 1.098 meter persegi ini dirancang dua lantai.

Lantai pertama akan difungsikan sebagai ruang kendali (control room) dan ruang pertemuan. Sementara lantai kedua disiapkan untuk area pameran serta laboratorium kecerdasan buatan dan robotika (AI & Robotics Lab). Area luar gedung juga akan dimanfaatkan untuk pertanian perkotaan (urban farming) sebagai bagian dari demonstrasi solusi kota cerdas.

Laboratorium Digital dan Pusat Transfer Pengetahuan

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan lokasi pembangunan SCCC sangat strategis untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan kota cerdas. Ia memastikan seluruh perizinan proyek ini ditangani langsung oleh Otorita IKN.

"Pemanfaatan bangunan ini sangat bagus idenya dan saya berharap dari Bapak/Ibu bisa membantu kami, membangun smart city laboratorium dan bisa digunakan untuk pendidikan, serta memperkenalkan teknologi dari Korea Selatan," ujar Basuki dalam keterangan tertulis.

Otorita IKN menargetkan SCCC tidak hanya menjadi pusat kolaborasi bilateral. Fasilitas ini diharapkan berfungsi sebagai laboratorium digital dan lingkungan bagi ekosistem pendidikan di delineasi IKN, ruang demonstrasi solusi kota cerdas, serta wadah pengembangan ekosistem teknologi di Nusantara.

Forum Akademik dan Masterplan Kota Cerdas

Selain pembangunan fisik, hibah SCCC juga mencakup komponen non-fisik yang tidak kalah penting. Korea Selatan melalui Korea Institute of Civil Engineering and Building Technology (KICT) akan menyusun Smart City Masterplan dan Smart Building Protocol untuk IKN.

University of Seoul juga akan menggelar Nusantara Smart City Forum dan program peningkatan kapasitas (Capacity Building Program). Komponen ini diarahkan untuk transfer pengetahuan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan jejaring akademik antara kedua negara di bidang kota cerdas.

Korea Selatan Jadikan Sejong sebagai Model untuk IKN

Director MoLIT, Choi Jung-won, menyebut SCCC sebagai ruang kerja sama jangka panjang. Ia membandingkan proyek ini dengan pengembangan Kota Sejong di Korea Selatan yang sukses sebagai kota pintar.

"Seperti halnya di Korea, Korea juga membangun sebuah kota baru yang menjadikannya sebagai sebuah kota pintar, yaitu Sejong. Maka dari itu, Nusantara dapat memiliki kesempatan tersebut juga, melalui kolaborasi teknologi smart city yang kita miliki," ujar Choi Jung-won.

Pembangunan gedung SCCC dijadwalkan berlangsung selama sepuluh bulan. Otorita IKN menargetkan seluruh fasilitas, termasuk laboratorium dan pusat pameran, dapat beroperasi pada akhir 2027.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks