Pencarian

Nagari Sungai Jambu Gelar Musnag untuk RKP 2027, Wali Nagari Tekankan Rencana Strategis

Rabu, 08 Juli 2026 • 14:24:31 WIB
Nagari Sungai Jambu Gelar Musnag untuk RKP 2027, Wali Nagari Tekankan Rencana Strategis
Musyawarah Nagari Sungai Jambu membahas Rencana Kerja Pemerintah Nagari tahun 2027 dan usulan tahun 2028.

TANAH DATAR — Rapat tahunan yang menjadi pijakan pembangunan nagari itu dibuka oleh Ketua BPRN Nagari Sungai Jambu, M. Yuner, SH, MH. Ia menyebut forum ini adalah wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi secara langsung.

Dua Agenda Rencana Kerja Disepakati Bersama

Dalam Musnag tersebut, peserta tidak hanya membahas RKP Nagari untuk tahun depan, tetapi juga menyusun Daftar Usulan (DU) untuk RKP tahun 2028. M. Yuner menjelaskan bahwa proses ini dirancang agar perencanaan pembangunan berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

"Pelaksanaan Musnag ini diagendakan dalam rangkaian beberapa kegiatan, terutama diskusi kelompok dengan membahas RKP 2027 dan DU RKP 2028," ujarnya.

Wali Nagari: Bukan Sekadar Agenda Rutin

Wali Nagari Sungai Jambu, Wilmen, ST, menekankan bahwa Musnag bukanlah seremoni tahunan semata. Ia mendorong agar setiap keputusan yang diambil benar-benar berdampak langsung bagi kemajuan nagari.

"Musnag merupakan musyawarah antara BPRN, Pemerintah Nagari dan unsur masyarakat, yang diselenggarakan oleh BPRN, untuk menyepakati hal yang bersifat strategis," kata Wilmen dalam sambutannya.

Dasar Hukum dan Harapan dari Camat Pariangan

Camat Pariangan, Miza Aziz, mengingatkan bahwa penyelenggaraan Musnag sudah diatur dalam Permendagri Nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan desa. Di Kabupaten Tanah Datar, mekanisme ini dipertegas lagi lewat Peraturan Bupati Nomor 23 tahun 2022.

"Semoga Musnag RKP 2027 dan DU RKP 2028 ini, menghasilkan yang terbaik buat Nagari Sungai Jambu ke depannya," harap Miza Aziz.

Partisipasi Lintas Elemen Masyarakat

Acara ini dihadiri oleh Tim Fasilitasi Musnag Kabupaten, Forkopimca Kecamatan Pariangan, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Kepala Jorong, Kepala Sekolah, serta tokoh masyarakat seperti Ninik Mamak dan Bundo Kandung. Tak ketinggalan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Padang (UNP) dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar turut hadir.

Kehadiran mahasiswa KKN menjadi warna tersendiri, membawa perspektif akademik dalam diskusi kelompok perencanaan pembangunan nagari yang dikenal sebagai salah satu nagari tertua di Minangkabau itu.

Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks