MENTAWAI — Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengucurkan dana revitalisasi ke 45 sekolah di Kabupaten Kepulauan Mentawai pada tahun 2026. Dari jumlah itu, 30 sekolah tingkat SD dan 15 sekolah tingkat SMP menerima alokasi berbeda. SMPN 2 Sipora Utara menjadi salah satu penerima dengan pagu terbesar, yakni Rp1,63 miliar.
Pekerjaan Fokus pada Ruang Kelas dan Laboratorium
Pengawas teknis pembangunan, Angga, mengungkapkan bahwa proyek yang dikelola Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMPN 2 Sipora ini telah berjalan selama satu bulan. "Pekerjaan mencakup beberapa bagian, salah satunya perbaikan ruang laboratorium, ruang kelas, ruang administrasi dengan tingkat kerusakan minimal-sedang, serta toilet fasilitas sanitasi," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Saat ini, proses pembongkaran sudah rampung dan pemasangan material baru tengah berlangsung. "Puluhan kodi seng dipasang sesuai spesifikasi, dan beberapa lantai keramik yang rusak diganti," tambah Angga.
Target Selesai Tepat Waktu dengan Kualitas Terjaga
Angga menegaskan bahwa seluruh item pekerjaan diawasi secara berkala, mulai dari kualitas material, metode pelaksanaan, hingga hasil akhir. "Pekerjaan harus benar-benar berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan bermanfaat dalam jangka panjang," tegasnya.
Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa serta guru. Program ini menjadi prioritas pemerintah untuk mengatasi kesenjangan kualitas sarana pendidikan di daerah terpencil seperti Kepulauan Mentawai.
Kepala Dinas: 45 Sekolah Terima Dana Revitalisasi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jop Sirirui, menyebutkan bahwa besaran dana yang diterima setiap sekolah bervariasi. "Ada sebanyak 45 sekolah yang mendapatkan dana revitalisasi tahun ini, untuk tingkat SD sebanyak 30 sekolah, dan untuk revitalisasi tingkat SMP sebanyak 15 sekolah," jelasnya, Selasa (26/5/2026) bulan lalu.
Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pembelajaran di SMPN 2 Sipora Utara meningkat, seiring dengan perbaikan fasilitas penunjang seperti laboratorium dan ruang administrasi yang lebih representatif. (Tirman)