PADANG — BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di sepanjang pesisir Sumatera Barat. Periode kritis berlangsung mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2026, bertepatan dengan fase Bulan Purnama yang mencapai puncaknya pada 29 Juli.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur menjelaskan, fase bulan purnama meningkatkan gaya gravitasi bulan terhadap air laut. Akibatnya, pasang air laut maksimum diprediksi mencapai 1,3 hingga 1,4 meter, terutama pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.
Enam Wilayah Berpotensi Terdampak Genangan
BMKG memetakan enam daerah yang paling berisiko mengalami genangan akibat rob. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Meski begitu, peringatan yang dikeluarkan pada 27 Juli 2026 ini menyebut dampak yang ditimbulkan masih dalam kategori ringan. Masyarakat diimbau tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air di permukiman dan jalan pesisir.
Cuaca dan Gelombang Laut Ikut Menjadi Faktor
Selain pasang maksimum, kondisi cuaca turut memperkuat potensi rob. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur perairan Sumbar dan Kepulauan Mentawai pada periode yang sama. Hujan ini bisa disertai angin kencang.
Tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0,50 hingga 1,60 meter. Sementara kecepatan angin bertiup dari 2 hingga 14 knot. Kombinasi pasang tinggi dan hujan bisa memperlambat surutnya air laut di kawasan pesisir.
Imbauan bagi Nelayan dan Warga Pesisir
BMKG mengimbau masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di kawasan pesisir agar tetap tenang. "Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan akibat pasang air laut selama periode tersebut," demikian pernyataan resmi prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur.
Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut di pesisir Sumbar juga diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala. Pasang maksimum yang terjadi pada pagi hari berpotensi mengganggu aktivitas bongkar muat di dermaga kecil dan pemukiman tepi pantai.