SAWAHLUNTO — Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mulai memperkuat layanan irigasi pertanian melalui pembangunan jaringan irigasi tersier. Langkah ini diambil untuk mendukung percepatan musim tanam sekaligus meningkatkan produksi tanaman pangan di wilayah tersebut.
Siapa Penerima Manfaat Program Irigasi Tersier?
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih, menyatakan pembangunan jaringan irigasi ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Prasarana Pertanian. Program tersebut didanai melalui Dana Tugas Pembantuan Kementerian Pertanian untuk Tahun Anggaran 2026.
"Jaringan irigasi tersier dibangun untuk meningkatkan ketersediaan air di lahan sawah sehingga mendukung kelancaran budidaya tanaman pangan," ujar Heni di Sawahlunto, Selasa.
Salah satu kelompok tani yang menjadi penerima manfaat adalah Kelompok Tani Harapan Saiyo di Sawah Banyak. Kelompok ini melaksanakan pembangunan jaringan irigasi secara swakelola dan selanjutnya akan mengelola jaringan tersebut untuk pemeliharaan serta keberlanjutan fungsi irigasi di tingkat petani.
Apa Manfaat Pembangunan Irigasi Tersier bagi Petani?
Heni menjelaskan, pembangunan irigasi tersier bertujuan mempercepat musim tanam dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Ia meminta kelompok tani untuk memanfaatkan dan memelihara jaringan irigasi secara bersama-sama agar pasokan air ke lahan sawah tetap terjaga.
"Hal ini penting untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan produksi tanaman pangan di Kota Sawahlunto," tambahnya.
Bagaimana Sinergi Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Irigasi?
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan. Pemerintah daerah mengarahkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan jaringan irigasi.
"Infrastruktur yang telah dibangun harus dapat dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai pembangunan hanya berhenti pada penyediaan sarana fisik," ujar Jeffry.
Menurut dia, sinergi ini diperlukan agar infrastruktur pertanian mampu mendukung produktivitas lahan, mempercepat musim tanam, serta memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan petani. Pemerintah Kota Sawahlunto terus mendorong penguatan prasarana pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.