Pencarian

Harga Minyak Goreng Kemasan di Sumbar Stabil di Rp23,25 Ribu, Cabai Rawit Justru Meroket 55 Persen

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 19:18:01 WIB
Harga Minyak Goreng Kemasan di Sumbar Stabil di Rp23,25 Ribu, Cabai Rawit Justru Meroket 55 Persen
Pantauan PIHPS Bank Indonesia mencatat harga minyak goreng kemasan di Sumatera Barat stabil di angka Rp23,25 ribu per kilogram pada Jumat (31/7/2026).

PADANG — Gerak harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Sumatera Barat mulai menunjukkan tren berbeda pada akhir Juli 2026. Jika harga minyak goreng kemasan cenderung datar, sejumlah komoditas seperti cabai rawit dan daging ayam justru mencatatkan kenaikan yang cukup tajam.

Berdasarkan pantauan PIHPS Bank Indonesia pada Jumat (31/7/2026) pukul 14.44 WIB, harga minyak goreng kemasan bermerk 2 berada di posisi Rp23,25 ribu per kilogram. Angka ini tidak bergerak baik secara harian, mingguan, maupun bulanan.

Cabai Rawit Naik 55 Persen, Bawang Merah Justru Turun Drastis

Lonjakan paling mencolok terjadi pada harga cabai rawit yang kini menyentuh Rp56,5 ribu per kilogram. Angka ini melonjak 55,86 persen dibandingkan catatan sebulan lalu. Kondisi serupa juga dialami cabai rawit hijau dengan kenaikan persentase yang identik.

Di sisi lain, harga bawang merah justru mengalami penurunan cukup dalam. Komoditas ini kini dijual di kisaran Rp31,4 ribu per kilogram, terkoreksi 22,28 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Daging Ayam dan Sapi Ikut Merangkak Naik

Harga daging ayam ras segar di pasar tradisional Sumatera Barat tercatat Rp53,95 ribu per kilogram, naik 16,52 persen secara bulanan. Sementara itu, daging sapi kualitas 1 dibanderol Rp160 ribu per kilogram dengan kenaikan 4,92 persen.

Kenaikan harga daging ini berpotensi memberatkan daya beli masyarakat menjelang akhir pekan. Pedagang di pasar tradisional biasanya menyesuaikan harga mengikuti harga pokok dari pemasok.

Beras dan Kebutuhan Pokok Lainnya Masih Terkendali

Harga beras medium I tercatat Rp18,45 ribu per kilogram, turun tipis 0,27 persen. Adapun beras kualitas super I masih bertahan di level Rp19 ribu per kilogram tanpa perubahan berarti.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir turun tipis ke Rp19,05 ribu per kilogram, sementara minyak goreng curah berada di posisi Rp20,7 ribu per kilogram. Telur ayam ras juga terpantau turun 1,37 persen menjadi Rp28,8 ribu per kilogram.

Secara keseluruhan, dari 28 komoditas yang dipantau PIHPS di Sumatera Barat, tercatat 15 komoditas mengalami penurunan harga, 8 komoditas naik, dan sisanya relatif stabil. Data ini menjadi sinyal bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mewaspadai gejolak harga cabai dan daging yang berpotensi mendorong inflasi daerah.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks