SIJUNJUNG — Percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih di Sumatera Barat menempatkan provinsi ini di posisi keempat tercepat secara nasional. Dari total gerai yang terverifikasi, mayoritas sudah beroperasi atau dalam proses penyelesaian fisik.
Data yang dihimpun di Nagari Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Selasa (4/8/2026), menunjukkan progres pembangunan yang merata di sejumlah kabupaten dan kota. Aktivitas warga terlihat di sekitar lokasi Kopdes setempat, termasuk latihan baris-berbaris sejumlah siswa di depan gedung koperasi tersebut.
Mayoritas Gerai Sudah Beroperasi, 211 Masih Dibangun
Dari 888 gerai yang telah diverifikasi, sebanyak 63 gerai dilaporkan telah selesai dibangun dan siap beroperasi. Sisanya, 211 gerai, masih dalam tahap pembangunan fisik.
Artinya, lebih dari separuh jumlah gerai yang terverifikasi telah berdiri dan berjalan. Proses verifikasi ini menjadi bagian penting dari legalisasi Kopdes Merah Putih di tingkat nagari.
Nagari Tanjung Gadang Jadi Lokasi Percontohan
Keberadaan Kopdes Merah Putih di Nagari Tanjung Gadang menjadi salah satu contoh konkret implementasi program ini di tingkat nagari. Kehadiran koperasi ini juga tampak menyatu dengan aktivitas masyarakat setempat.
Kegiatan siswa yang berlatih di depan gedung koperasi menunjukkan bahwa bangunan tersebut telah berdiri dan difungsikan. Hal ini sejalan dengan target pemerintah provinsi untuk mempercepat pembentukan koperasi desa di seluruh Sumatera Barat.
Bagaimana Progres Verifikasi di Daerah Lain?
Pencapaian ini menjadi indikator keseriusan pemerintah daerah dalam merealisasikan program Kopdes Merah Putih. Dengan 888 gerai terverifikasi, Sumatera Barat berada di urutan keempat tercepat di Indonesia.
Proses pembangunan dan verifikasi yang masih berjalan di 211 gerai diharapkan segera menyusul. Hal ini untuk memastikan seluruh nagari di Sumatera Barat memiliki koperasi desa yang legal dan siap melayani warga.