Pencarian

Bantuan Revitalisasi Sekolah di Sumbar Melonjak 173 Persen, 920 Satuan Pendidikan Terima Rp 617 Miliar pada 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 • 11:17:31 WIB
Bantuan Revitalisasi Sekolah di Sumbar Melonjak 173 Persen, 920 Satuan Pendidikan Terima Rp 617 Miliar pada 2026
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyampaikan program revitalisasi sekolah di Sumbar meningkat 173 persen pada 2026.

PADANG — Perluasan program ini mencakup hampir semua jenjang, dari PAUD hingga SMA. Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menilai kebijakan ini menjadi peluang untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di daerah, terutama bagi sekolah-sekolah yang selama ini kekurangan fasilitas dasar.

"Yang ingin kita pastikan adalah semakin banyak sekolah yang mendapat perhatian, maka itu berarti, semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman," ujarnya di Padang, Senin (10/8/2026).

Porsi Terbesar untuk PAUD dan SD

Peningkatan paling tajam terjadi di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) yang melonjak 774 persen dibandingkan 2025. Pada tahun depan, sebanyak 271 satuan PAUD akan menerima bantuan dengan total nilai sekitar Rp 110,17 miliar.

Adapun untuk jenjang sekolah dasar (SD), jumlah penerima naik 228 persen menjadi 443 satuan pendidikan dengan alokasi dana mencapai Rp 245,73 miliar. Sementara itu, 142 SMP menerima bantuan senilai Rp 172,44 miliar dan 64 SMA/sederajat mendapatkan sekitar Rp 88,89 miliar.

Vasko menegaskan, besarnya porsi untuk PAUD dan SD bukan tanpa alasan. Menurutnya, penguatan fondasi pendidikan sejak dini menjadi prioritas agar kualitas belajar anak terbangun lebih kokoh.

"Fondasi pendidikan itu harus dikuatkan sejak awal. Oleh karena itu, ketika PAUD dan SD mendapat porsi perhatian yang lebih besar, kita melihatnya sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan anak-anak kita," terangnya.

Bukan Sekadar Bangun Gedung Baru

Vasko menjelaskan, program revitalisasi tidak selalu berarti pembangunan gedung baru dari nol. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perbaikan yang sifatnya mendesak di lapangan.

Beberapa di antaranya mencakup perbaikan ruang kelas, atap dan plafon, lantai, sanitasi dan toilet, pengecatan, hingga penataan lingkungan sekolah. Menurutnya, kebutuhan sederhana seperti ini justru paling berdampak langsung pada kenyamanan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

"Kadang kebutuhan sekolah sederhana, seperti atap yang sudah harus diperbaiki, toilet yang perlu dibenahi atau ruang kelas yang perlu dibuat lebih nyaman. Hal-hal seperti ini sangat penting karena setiap hari digunakan oleh anak-anak dan guru," ujarnya.

Pemprov Sumbar Kawal Penyaluran Bantuan

Pemprov Sumbar berkomitmen mengawal pelaksanaan program ini agar bantuan pusat benar-benar tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah provinsi dan pusat dinilai krusial untuk memastikan perbaikan fasilitas dilakukan secara bertahap dan sesuai kebutuhan di masing-masing daerah.

"Kita akan terus mendukung agar manfaatnya optimal bagi satuan pendidikan penerima," tegas Vasko menutup pernyataannya.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: binews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks