BUKITTINGGI — Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Halaman Balaikota. Upacara digelar Kamis (1/10) dengan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Polresta Bukittinggi, Kodim 0304 Agam, dan seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bukittinggi.
Ramlan menyebut peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan momentum untuk mengenang peristiwa yang menjadikan Pancasila sebagai penguat negara. Ia menekankan pentingnya merenungkan dan menafsirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam amanatnya, Ramlan mendorong seluruh peserta upacara untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Kegiatan yang digelar hari ini sebagai bentuk pengimplementasian Hari Kesaktian Pancasila, mari menjadikan Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa," ujarnya.
Ia juga menyinggung komitmen penuh dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bagian dari makna peringatan tahunan tersebut.
Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi membacakan teks Ikrar Kesaktian Pancasila di hadapan peserta upacara. Pembacaan ikrar menjadi bagian tetap dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tahun.
Dalam teks ikrar disebutkan bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, banyak terjadi rongrongan dari dalam maupun luar negeri terhadap NKRI.
Rongrongan tersebut, menurut teks ikrar, dimungkinkan oleh kelengahan dan kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap upaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Syaiful membacakan komitmen peserta upacara di hadapan Tuhan Yang Maha Esa untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
"Kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Syaiful Effendi.
Upacara tahun ini mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Rangkaian kegiatan berlangsung tertib di Halaman Balaikota Bukittinggi dengan protokol upacara kenegaraan.