Pemerintah Kota Padang Panjang mendorong RSUD setempat menjadi rumah sakit rujukan regional di Sumatera Barat melalui audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu. Dalam pertemuan itu, Pemkot menyodorkan sejumlah kebutuhan strategis, mulai dari pengembangan layanan unggulan KJSU-KIA hingga pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat. Usulan tersebut menyasar penguatan infrastruktur dan kapasitas pelayanan kesehatan di kota yang berada di jalur penting Sumatera Barat.
PADANG PANJANG — Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis membawa langsung target peningkatan kelas layanan kesehatan itu dalam audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu. Pemkot menilai penguatan RSUD punya arti strategis bagi kota maupun wilayah sekitarnya.
Posisi Padang Panjang di jalur penting Sumatera Barat membuat rumah sakit daerah dituntut memiliki kapasitas pelayanan dan kesiapsiagaan yang lebih kuat. Tuntutan itu tidak hanya soal melayani warga kota, tetapi juga masyarakat dari wilayah sekitar.
Empat Usulan yang Dibawa ke Kemenkes
Selain soal peningkatan status RSUD, Pemkot Padang Panjang menyodorkan sejumlah kebutuhan strategis untuk memperkuat infrastruktur dan kapasitas pelayanan kesehatan. Usulan itu mencakup:
- Pengembangan layanan unggulan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA)
- Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas)
- Rehabilitasi dan penambahan ruangan pada UPTD Puskesmas Koto Katik
Mengapa Labkesmas dan Puskesmas Koto Katik Didorong
Hendri Arnis menjelaskan Labkesmas menjadi bagian penting dari usulan Pemkot. Fasilitas itu diharapkan memperkuat fungsi kesehatan masyarakat, mulai dari deteksi dini, surveilans kesehatan, hingga pemeriksaan kualitas air dan sanitasi.
Sementara rehabilitasi dan penambahan ruangan Puskesmas Koto Katik diarahkan untuk memenuhi kebutuhan ruang sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
"Kami ingin RSUD Padang Panjang semakin kuat dan mampu menjadi bagian dari sistem rujukan regional, sekaligus siap memberikan pelayanan dalam kondisi kegawatdaruratan maupun bencana," kata Hendri Arnis.
Dampak yang Diharapkan bagi Warga dan Wilayah Sekitar
Peningkatan kapasitas RSUD diharapkan tidak hanya berdampak pada mutu pelayanan bagi warga Padang Panjang. Hendri menilai langkah itu juga memperkuat fungsi kota dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat dari wilayah sekitarnya.
Audiensi dengan Kemenkes disebut sebagai bagian dari upaya Pemkot membangun sinergi dengan pemerintah pusat dalam memperkuat sistem kesehatan daerah.
"Audiensi ini bagian dari upaya Pemkot Padang Panjang membangun sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam memperkuat sistem kesehatan daerah," ujar dia.
Dengan sejumlah usulan tersebut, Pemkot Padang Panjang berharap kapasitas pelayanan kesehatan di kota itu meningkat. Harapan berikutnya, layanan rujukan, kondisi kegawatdaruratan, hingga ancaman bencana bisa ditangani lebih cepat dan tangguh.