Pencarian

140 Aduan Warga Padang soal Pertalite Tercemar, Kerugian Bengkel Capai Rp 1,5 Juta per Mobil

Jumat, 09 Oktober 2026 • 10:01:01 WIB
140 Aduan Warga Padang soal Pertalite Tercemar, Kerugian Bengkel Capai Rp 1,5 Juta per Mobil
Warga Padang menunjukkan endapan abu-abu pada tangki bahan bakar kendaraan yang diduga berasal dari Pertalite.

PADANG — Puluhan warga Kota Padang mengeluhkan kerusakan kendaraan setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Sejumlah bengkel menemukan endapan abu-abu menyerupai semen pada tangki dan saringan bahan bakar kendaraan yang masuk untuk perbaikan.

Endapan itu menyumbat aliran bahan bakar, merusak pompa bensin, dan membuat mesin kehilangan tenaga. Pemilik kendaraan terpaksa mengeluarkan biaya tambahan di luar kebutuhan harian mereka.

Biaya Bengkel Rp 1 Juta hingga Rp 1,5 Juta per Kendaraan

Kerusakan yang ditimbulkan tidak ringan. Rata-rata biaya perbaikan mencapai Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta per unit kendaraan, termasuk penggantian fuel pump dan filter bahan bakar.

Warga yang terdampak memperlihatkan kwitansi bengkel senilai jutaan rupiah sebagai bukti pengeluaran. Komponen mobil yang rusak pun mereka simpan untuk keperluan klaim.

Ombudsman Sumbar Catat 140 Aduan Resmi

Ombudsman Sumatera Barat mencatat lebih dari 140 aduan resmi terkait kasus ini. Jumlah itu menunjukkan skala dampak yang tidak kecil bagi konsumen bahan bakar di Kota Padang.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan Pertamina harus menanggung kompensasi sesuai analisis bengkel. Ia menekankan transparansi investigasi menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap Pertamina tidak semakin menurun.

"Pertamina harus menanggung kompensasi sesuai analisis bengkel," kata Muharlion.

Ojek Online dan Pedagang Keliling Kehilangan Penghasilan

Dampak ekonomi kasus ini meluas ke luar biaya perbaikan. Sejumlah pengemudi ojek online dan pedagang keliling mengaku kehilangan penghasilan harian karena kendaraan mereka mogok.

Bagi warga yang menggantungkan hidup dari kendaraan, satu unit yang rusak berarti sumber nafkah ikut terhenti. Kerugian mereka pun bertambah di luar biaya bengkel yang sudah dikeluarkan.

Desakan Ganti Rugi dan Investigasi Transparan

DPRD Kota Padang mendorong Pertamina segera menyelesaikan persoalan ini. Tuntutan utama warga adalah ganti rugi yang dihitung berdasarkan hasil pemeriksaan bengkel.

Transparansi proses investigasi disebut menjadi penentu apakah kepercayaan publik terhadap Pertamina bisa dipulihkan. Warga berharap ada kejelasan soal penyebab endapan yang merusak kendaraan mereka.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: minakonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks