SUMATERA BARAT — Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan masyarakat mewaspadai informasi palsu soal pembukaan CPNS 2026, karena hingga kini jadwal resminya belum dipastikan. Meski begitu, calon pelamar dari lulusan SMA hingga S1 bisa mulai mengecek dokumen administrasi sejak sekarang agar tidak terkendala saat pendaftaran dibuka. Pengumuman resmi hanya disampaikan melalui portal SSCASN dan kanal pemerintah.
BKN sebelumnya telah memberikan peringatan mengenai poster pembukaan CPNS 2026 yang dipastikan hoaks. Masyarakat diminta membedakan antara persiapan administrasi dengan pengumuman resmi rekrutmen.
Persiapan dokumen sejak dini membantu calon pelamar mengurangi kesalahan administrasi dan punya waktu memperbaiki berkas yang belum lengkap. Namun, persiapan tersebut tidak berarti pendaftaran CPNS 2026 telah resmi dibuka.
Dokumen yang Perlu Disiapkan Sejak Sekarang
Sejumlah dokumen berikut lazim digunakan dalam seleksi administrasi CPNS. Pastikan semuanya tersedia, terbaca jelas, dan datanya sesuai.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP): Periksa nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jika ada ketidaksesuaian data, urus perbaikannya melalui instansi kependudukan sebelum pendaftaran dibuka.
- Kartu Keluarga (KK): Siapkan sebagai dokumen pendukung apabila diperlukan. KK tidak otomatis menjadi dokumen unggahan wajib untuk setiap formasi, ikuti daftar persyaratan dalam pengumuman resmi.
- Ijazah dan Transkrip Nilai: Pastikan dokumen tersedia, terbaca, dan sesuai kualifikasi pendidikan jabatan yang dituju. Perhatikan kesesuaian nama, program studi, dan jenjang pendidikan.
- Pasfoto dan Swafoto: Siapkan pasfoto terbaru serta swafoto apabila diminta. Ketentuan latar belakang, format gambar, dan ukuran file menunggu persyaratan resmi diterbitkan.
- Surat Lamaran dan Surat Pernyataan: Sejumlah instansi mensyaratkan dokumen ini dengan format tertentu. Buat mengikuti contoh dan ketentuan yang diterbitkan instansi tujuan.
- Sertifikat Profesi atau Dokumen Pendukung: Dokumen seperti Surat Tanda Registrasi (STR) atau sertifikat profesi hanya disiapkan apabila relevan dengan jabatan dan dipersyaratkan instansi.
Jangan Pakai Patokan Seleksi Tahun Lalu
Ketentuan teknis unggahan harus mengikuti informasi yang tampil pada portal pendaftaran dan pengumuman instansi. Jangan menjadikan batas ukuran file dari seleksi terdahulu sebagai patokan mutlak untuk CPNS 2026.
Berkas digital yang buram, terpotong, salah format, atau melebihi batas ukuran berisiko menimbulkan kendala saat proses unggah. Buat folder khusus untuk menyimpan salinan digital setiap dokumen, gunakan nama file yang mudah dikenali, dan simpan salinan cadangan.
Dokumen asli tetap harus tersedia apabila diperlukan untuk verifikasi.
Cara Memantau Pengumuman Resmi
Calon pelamar dapat memantau informasi melalui portal resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/ dan situs resmi BKN di https://www.bkn.go.id/. Periksa pula situs instansi yang diminati untuk mengetahui kualifikasi pendidikan, persyaratan jabatan, dan tahapan seleksi.
Masyarakat sebaiknya tidak mudah percaya pada poster, pesan berantai, atau tautan yang mengklaim pendaftaran telah dibuka tanpa bukti dari kanal resmi. Jangan memberikan data pribadi melalui situs yang tidak dapat diverifikasi dan jangan membayar pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi.
Tips Persiapan Berkas
Mulai dari dokumen yang paling sering bermasalah, seperti KTP dan ijazah. Jika ada kesalahan data, proses perbaikan di instansi terkait atau perguruan tinggi bisa memakan waktu, sehingga menunda pengurusan hanya memperbesar risiko.
Simpan semua berkas dalam format digital yang rapi sejak awal. Dengan begitu, saat pengumuman resmi keluar, waktu Anda bisa fokus pada pendaftaran, bukan mengurus dokumen yang belum lengkap.