SUMATERA BARAT — Stadium of Light bergemuruh saat Sunderland sukses membalikkan prediksi. Tim promosi musim ini tampil agresif sejak menit awal, memaksa Chelsea bermain defensif. Gol bunuh diri Malo Gusto pada babak kedua menjadi titik balik yang memastikan kemenangan bersejarah bagi tuan rumah.
Gol Voli Trai Hume Membuka Pesta di Menit 25
Sunderland membutuhkan kemenangan sambil berharap Chelsea terpeleset untuk merebut tiket Eropa. Dukungan penuh publik tuan rumah langsung mendorong pasukan Regis Le Bris tampil menekan. Peluang pertama hadir lewat aksi Brian Brobbey yang masih bisa diantisipasi Robert Sanchez.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-25. Bola liar di kotak penalti disambar Trai Hume dengan tendangan voli keras yang tak mampu dihentikan Sanchez. Gol ini membuat kepercayaan diri tuan rumah melonjak drastis.
Chelsea sempat mencoba membalas sebelum jeda lewat sundulan Joao Pedro, namun arah bola masih melenceng. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Bunuh Diri Gusto, Palmer Cuma Perkecil Kekalahan
Babak kedua, Sunderland tetap mengambil inisiatif serangan. Brobbey nyaris menggandakan keunggulan saat berhadapan satu lawan satu dengan Sanchez, tetapi kiper Chelsea melakukan penyelamatan gemilang.
Gol kedua akhirnya datang dengan sedikit keberuntungan di menit ke-58. Umpan tarik Brobbey mengenai Malo Gusto dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Skor menjadi 2-0 dan membuat Chelsea berada di ambang kegagalan tampil di Eropa.
The Blues sempat memberi harapan setelah Cole Palmer mengakhiri puasa golnya dalam 14 pertandingan lewat tembakan mendatar yang menaklukkan Robin Roefs pada menit ke-69. Namun, Sunderland bertahan solid untuk mengamankan tiga poin.
Sejarah Baru: Tim Promosi ke Eropa Lagi Sejak 2019
Kemenangan ini membawa Sunderland finis di posisi ketujuh klasemen akhir. Mereka menjadi tim promosi pertama sejak Wolverhampton Wanderers musim 2018/2019 yang berhasil lolos ke Liga Europa di musih pertama setelah naik ke Premier League.
Bagi Sunderland, pencapaian ini terasa lebih istimewa. Klub asal Wearside itu akhirnya kembali tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak tahun 1973. Stadium of Light menjadi saksi kebangkitan The Black Cats yang musim depan akan beraksi di panggung Eropa.