SAWAHLUNTO — Wakil Wali Kota Sawahlunto, H. Jeffry Hibatullah, menerima langsung jajaran pengurus KONI Kota Sawahlunto di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Selasa malam, 7 Juli 2026. Audiensi ini digelar untuk menyelaraskan rencana pencairan bonus dengan jadwal pelaksanaan Porprov yang akan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026.
Ketua KONI Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita, bersama pengurus inti hadir dalam pertemuan tersebut. Dari sisi pemerintah, turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Meldi Hidayah Marta, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Dedi Ardona.
Anggaran Bonus Masuk APBD Perubahan 2026
Poin utama yang dibahas adalah kesiapan APBD Perubahan 2026 untuk mengalokasikan bonus bagi para atlet peraih medali. Pemerintah kota berkomitmen memberikan kepastian penghargaan sebelum kontingen resmi dilepas bertanding.
"Atlet merupakan duta daerah yang berjuang membawa kebanggaan bagi masyarakat Sawahlunto di ajang olahraga tingkat provinsi," ujar Jeffry Hibatullah di sela-sela diskusi.
Kepastian Bonus Dinjadi Amunisi Psikologis Atlet
Pemberian bonus dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi para atlet yang membawa nama baik daerah. Kejelasan skema dan nominal bonus disebut menjadi faktor penting untuk menjaga motivasi kontingen.
Pihak KONI meyakini kepastian finansial dari pemerintah mampu memutus kecemasan atlet yang kerap muncul menjelang kompetisi besar. Dengan jaminan ini, atlet diharapkan bisa fokus penuh pada aspek teknis dan taktis di arena pertandingan.
Sinergi Lintas Sektor untuk Mental Juara
Ketua KONI Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita, menyampaikan apresiasi atas dukungan konkret dari Pemerintah Kota Sawahlunto terhadap ekosistem olahraga di Kota Arang. Ia menilai sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, KONI, Dinas Parpora, dan BPKAD menjadi modal utama membangun mental juara.
"Kami sangat berharap kepastian bonus atlet ini dapat menjadi penyemangat tambahan bagi para atlet yang saat ini tengah menjalani berbagai tahapan persiapan intensif menuju Porprov 2026," tutur Jhon Reflita optimis.
Melalui audiensi ini, kedua belah pihak menyepakati sinkronisasi linimasa pencairan anggaran di APBD Perubahan dengan pelaksanaan Porprov. Langkah ini diharapkan menjadi bahan bakar bagi kontingen Kota Sawahlunto untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di tingkat Sumatra Barat.