Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 sebesar Rp2.904.918 pada Desember 2024 lalu. Angka ini naik 6,5 persen dari UMP 2024 yang berada di Rp2.728.566. Dari UMP tersebut, setiap kabupaten dan kota kemudian menetapkan UMK masing-masing dengan mempertimbangkan rekomendasi dewan pengupahan daerah serta kondisi ekonomi lokal.
Penetapan UMK ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan. Sektor usaha di Padang, Bukittinggi, hingga sawahlunto harus menyesuaikan dengan angka baru ini. Berikut rincian UMK Sumatera Barat terbaru dan riwayat kenaikannya.
UMK 2025: Kota Padang dan Sekitarnya
Kota Padang sebagai ibu kota provinsi mencatat UMK tertinggi di Sumatera Barat. Untuk 2025, UMK Padang ditetapkan Rp3.149.254. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang Rp2.957.046. Kenaikan sekitar Rp192.208 atau 6,5 persen.
Kota Padang Panjang menetapkan UMK 2025 sebesar Rp2.939.558, naik dari Rp2.760.853 di 2024. Sementara Kota Solok mencatat Rp2.923.280, sebelumnya Rp2.745.803. Kota Sawahlunto berada di Rp2.920.675, naik dari Rp2.742.888.
UMK 2025: Kota Bukittinggi dan Agam
Bukittinggi, kota wisata utama Sumbar, menetapkan UMK 2025 sebesar Rp2.950.000. Angka ini naik dari Rp2.770.000 di 2024. Kenaikan sekitar Rp180.000 atau 6,49 persen.
Kabupaten Agam yang mengelilingi Bukittinggi mencatat UMK lebih rendah. Agam 2025 sebesar Rp2.740.000, naik dari Rp2.573.000 di tahun sebelumnya. Kabupaten Tanah Datar dengan Batusangkar sebagai pusatnya menetapkan Rp2.750.000, naik dari Rp2.582.500.
UMK 2025: Kabupaten Pesisir Selatan dan Mentawai
Pesisir Selatan, kabupaten dengan garis pantai panjang, menetapkan UMK 2025 sebesar Rp2.800.000. Angka ini naik dari Rp2.629.000 di 2024. Sementara Kepulauan Mentawai yang terletak di Samudra Hindia mencatat UMK Rp2.900.000, naik dari Rp2.723.000.
Kedua daerah ini punya karakteristik ekonomi berbeda. Pesisir Selatan bertumpu pada perikanan dan pertanian, sementara Mentawai mengandalkan pariwisata surfing dan hasil laut. Perbedaan UMK mencerminkan tingkat biaya hidup dan produktivitas masing-masing.
Riwayat Kenaikan UMK dalam Lima Tahun Terakhir
UMK Sumatera Barat mengalami tren kenaikan setiap tahun. Pada 2021, saat pandemi Covid-19 melanda, kenaikan dibatasi. Rata-rata UMK hanya naik 1-2 persen. Kota Padang misalnya, UMK 2021 hanya Rp2.600.000, naik tipis dari Rp2.577.000 di 2020.
Memasuki 2022, ekonomi mulai pulih. Kenaikan UMK di Sumbar berkisar 3-5 persen. Padang naik ke Rp2.750.000. Tahun 2023 menjadi tahun dengan kenaikan tertinggi pasca-pandemi, rata-rata 7-8 persen. Padang menembus Rp2.900.000.
Tahun 2024 kenaikan kembali normal di kisaran 5-6 persen. Padang di Rp2.957.046. Pola ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menyesuaikan upah dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Faktor yang Mempengaruhi Penetapan UMK
Dewan pengupahan daerah menggunakan tiga variabel utama: inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu. Untuk 2025, formula baru dari PP 51/2023 juga memasukkan faktor produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.
Di Sumatera Barat, sektor pertanian masih mendominasi. Namun sektor perdagangan, hotel, dan restoran di Padang dan Bukittinggi tumbuh pesat. Perbedaan ini menyebabkan variasi UMK antar daerah cukup lebar. Yang terendah biasanya di kabupaten dengan PDRB rendah seperti Dharmasraya atau Pasaman.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa UMK tertinggi di Sumatera Barat 2025?
Kota Padang dengan Rp3.149.254. Disusul Kota Bukittinggi Rp2.950.000 dan Kota Padang Panjang Rp2.939.558.
Apakah UMK 2025 sudah berlaku?
Sudah. Berlaku efektif per 1 Januari 2025. Perusahaan wajib menyesuaikan upah pekerjanya paling lambat 60 hari setelah penetapan.
Bagaimana jika perusahaan tidak mampu membayar UMK?
Perusahaan bisa mengajukan penangguhan ke Disnaker provinsi. Tapi harus ada kesepakatan tertulis dengan pekerja dan serikat buruh.
Apakah UMK sama untuk semua sektor?
Tidak. UMK adalah upah minimum untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun. Untuk pekerja di atas 1 tahun, perusahaan wajib menyusun struktur skala upah sendiri.
Di mana cek UMK terbaru selain artikel ini?
Website resmi Disnaker Sumatera Barat atau kantor Disnaker kabupaten/kota setempat. Data juga bisa diakses melalui portal Satu Data Ketenagakerjaan.
UMK Sumatera Barat terus bergerak naik seiring pertumbuhan ekonomi dan tekanan inflasi. Bagi pekerja, ini kabar baik. Bagi pengusaha, tantangan efisiensi semakin besar. Yang pasti, angka-angka ini bukan sekadar statistik—ia menyangkut kehidupan sehari-hari ratusan ribu buruh di ranah Minang.