SUMATERA BARAT — Kepastian ini diumumkan langsung oleh klub melalui media sosial resmi Persib pada Minggu sore. "The MVP has found his new home. Yang paling dibicarakan, yang paling diperebutkan, kini resmi menjadi bagian dari #PERSIB," tulis akun @persib, merujuk pada status Peralta sebagai pemain paling berharga (MVP) Super League musim 2025/2026.
Drama Transfer yang Berakhir di Bandung
Peralta menjadi buah bibir di bursa transfer kali ini. Sebelumnya, ia santer dikabarkan akan memperkuat Persija Jakarta. Bahkan, dalam konferensi pers perkenalan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija beberapa waktu lalu, transfer Peralta sempat disebut sudah dikontak oleh manajemen Macan Kemayoran.
Namun, kabar itu tak kunjung mendapat konfirmasi resmi dari Borneo FC, klub sebelumnya. Hingga akhirnya, Persib bergerak cepat dan mengamankan tanda tangan sang pemain. Kepindahan ini sekaligus membantah rumor yang sempat mengarahkan Peralta ke ibu kota.
Rekor Impresif dan Peran Baru di Maung Bandung
Musim lalu, Peralta menjadi motor serangan Borneo FC. Ia mencetak 20 gol di Super League, hanya terpaut tiga gol dari David Da Silva (Malut United, 23 gol) yang menjadi topskor. Berkat konsistensinya, ia diganjar gelar pemain terbaik musim 2025/2026 dan membawa Pesut Etam finis sebagai runner-up di bawah Persib.
Kini, eks pemain San Lorenzo itu akan memperkuat tim yang musim lalu menjadi juara. Pelatih Igor Tolic mendapatkan tambahan daya gedor yang sudah teruji. Peralta menjadi rekrutan ketujuh Persib di bursa transfer ini, bergabung dengan deretan pemain baru seperti Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, serta dua pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen.
Persib Kumpulkan Kekuatan Baru untuk Musim Depan
Kedatangan Peralta mempertegas ambisi Persib untuk mempertahankan gelar. Dengan pengalaman dan naluri golnya, ia diharapkan menjadi pelengkap di lini depan yang musim lalu sudah produktif. "Let's make history together, Mr. MVP!" tulis Persib dalam unggahan perkenalannya, menandai awal kerja sama yang dinanti para bobotoh.