PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau meminta warga Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi sejak pagi hingga malam hari ini, Senin (20/7/2026).
Berdasarkan rilis prakirawan yang diterbitkan pukul 09.10 WIB, BMKG menetapkan status siaga untuk empat wilayah: Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan. Status ini berarti potensi hujan lebat hingga sangat lebat dapat terjadi dalam waktu dekat dan berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.
Wilayah Waspada dan Cakupan Hujan Siang-Sore
Selain wilayah siaga, BMKG juga memberlakukan status waspada di 13 daerah lainnya. Wilayah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pasaman, Lima Puluh Kota, Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya, serta daerah sekitarnya.
Pada siang hingga sore hari, hujan sedang hingga lebat berpotensi merata di hampir seluruh wilayah Sumbar. Daerah yang perlu waspada antara lain Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Potensi Banjir dan Longsor di Malam Hari
Memasuki malam hari, cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Pesisir Selatan, Sawahlunto, Kabupaten Solok, dan Kota Solok. Sementara pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan kembali berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat hari ini berkisar 18-31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 70-98 persen. Angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4–28 kilometer per jam.
Imbauan BMKG: Waspadai Pohon Tumbang dan Genangan
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Hujan lebat hingga sangat lebat dapat memicu banjir, tanah longsor, genangan air di jalan, serta pohon tumbang, terutama di wilayah yang masuk kategori siaga dan waspada.
Masyarakat di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. Jika intensitas hujan meningkat secara signifikan, warga diimbau segera melakukan langkah antisipasi mandiri, termasuk menyiapkan jalur evakuasi jika diperlukan.